Pilpres 2024
Ulama Tersohor Ini Alihkan Dukungan For Anies-Muhaimin, Ini Pertimbangannya
Salah seorang ulama tersohor di Indonesia, Habib Bahar bin Smith, kini mengalihkan dukungan fot Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Salah seorang ulama tersohor di Indonesia, Habib Bahar bin Smith, kini mengalihkan dukungan fot Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin.
Ia menyebutkan, bahwa dukungan yang diberikan kepada pasangan tersebut bukan tanpa alasan. Faktor utamanya, adalah Ijtima Ulama yang diputuskan belum lama ini.
Dalam keputusannya, Ijtima Ulama menyatakan memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, Anies-Muhaimin yang diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Hal tersebut disampaikan Habib Bahar Bin Smith sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com dari kanal Youtube IBTV, Jumat 5 Januari 2024
Ijtima Ulama itu digelar di Masjid Az-Zikra Sentul, Kabupaten Bogor. Sejak itu, ia langsung berceramah keliling Indonesia dengan menyampaikan kepada para jemaah agar mengikuti keputusan Ijtima Ulama terkait pilihan saat Pilpres 2024.
"Dari hasil Ijtima Ulama itu keluarlah capres pilihan ulama. Saya nggak perlu sebut nama capres itu. Sebab kalau urusan capres-capres ini, sebetulkan saya paling malas,” ujarnya.
“Saya sudah keliling Indonesia, menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam untuk memilih capres pilihan Ijtima Ulama.”
“Kami semua akan berusaha, bersusah payah, berkeringat keliling Indonesia memenangkan pasangan capres yang dipilih dalam Ijtima Ulama,” ujarnya.
Lantaran langka dukungan sudah demikian jauh, sehingga ia meminta kepada pasangan tersebut agar tidak mengkhianati rakyat bila terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
"Saya ingatkan kepada Anies-Muhaimin bahwa kami para habaib dan kiai, akan berusaha memenangkan kalian. Tapi kalau nanti kalian menang dan kalian khianati rakyat, saya Bahar bin Smith sebagai orang pertama yang akan melawan kalian,” tandasnya.
Atas fakta tersebut, Co-Captain Timnas AMIN, Yusuf Martak, menyebutkan, langkah Habib Bahar merupakan haknya dan tak ada yang bisa melarang.
"Bagi saya ya, beliau itu anak muda simbol perubahan. Karena dia yang merasakan bagaimana dia mengalami kriminalisasi dipenjara beberapa kali dan dia patuh hukum dan dia jalani semua. Jadi wajar," kata Yusuf.
"Walaupun anak muda kan dia ngerti agama, menyampaikannya secara agamis, kan ada orang-orang biasa ya di segala lapisan yang enggak jelas saja ya kita hormati termasuk milenial, Gen z, dan lain sebagainya enggak ada masalah kalau saya bilang, positif-positif saja," pungkas Yusuf.
Teken Pakta Integritas
Untuk diketahui, Anies-Muhaimin telah menandatangani pakta integritas Ijtima Ulama.Meski demikian, tidak otomatis pasangan ini mendapat restu dari Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.