Pilpres 2024

Anies-Muhaimin Ingin Basmi Mafia Beras: Mereka Bukan Petani Tapi Seenaknya Tetapkan Harga

Anies Baswedan calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan menyampaikan komitmennya membasmi mafia beras yang terjadi di Indonesia.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
MAFIA BERAS – Anies Baswedan berjanji akan membasmi mafia beras, apabila nanti dirinya dipilih menjadi presiden pada Pilpres 14 Februari 2024 mendatang. Mafia beras harus dibasmi demi perubahan hidup para petani. 

POS-KUPANG.COM – Anies Baswedan calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan, menyampaikan komitmennya untuk membasmi mafia beras yang sampai sekarang masih terjadi di Tanah Air.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan tekadnya tersebut ketika berada di Sawah Solok, Padang Lindang, Rabu 3 Januari 2024.

Anies Baswedan menyampaikan hal tersebut dalam rangka memperbaiki bidang perdagangan beras bagi para petani, apabila dirinya diplih menjadi orang nomor satu di Indonesia menggantikan Presiden Jokowi.

Dikatakannya, selama ini ketimpangan tataniaga beras demikian kuat di Indonesia. Dalam tataniaga itu, para mafia jauh lebih berkuasa, seenaknya menetapkan harga beras. Padahal mereka bukan petani.

"Jadi, ada pihak yang selama ini mendapatkan keuntungan berlibat ganda dari murahnya harga gabah dan mahalnya harga beras di Tanah Air. Ketimpangan ini sudah lama berlalu tapi tak pernah dijamah untuk diperbaiki," uncap Anies.

Para penentu harga beras di Indonesia, katanya, adalah segelintir orang. Para penentu harga beras itu, adalah oknum mafia yang selalu mengeruk keuntungan berlipat ganda tanpa mempedulikan kesengsaraan rakyat di negeri ini.

"Mereka itu bukan petani, mereka tidak mau ada perubahan, mereka ingin hal yang selama ini dipraktikan, jalan terus. Makanya saat ini mereka selalu berusaha untuk mencegah terjadinya perubahan dan ini yang harus kita lawan dan basmi," tandas Anies. 

Oknum seperti itu, katanya, sering disebut sebagai mafia beras, lingkaran setan tengkulak yang selama ini selalu menyulitkan pekerjaan dan kehidupan para petani.

"Ini yang mau kita basmi supaya nantinya tata niaga beras ini menjadi lebih baik. Itulah sebabnya kita menawarkan program contract farming," tuturnya.

Baca juga: Hasto Coba Buat Perbandingan: Prabowo Baru Belajar Blusukan, Ganjar Sudah Tidur di Rumah Warga

Baca juga: Hasil Survei IPE, Elektabilitas Tiga Capres Cawapres Naik, Ganjar-Mahfud Dapat Sentimen Positif

Program yang diusung Anies itu bertujuan agar para petani tak perlu lagi merasa khawatir dengan harga jual hasil panen karena ada sebuah komitmen dengan konsumen untuk membeli produk tersebut.

Untuk diketahui, saat ini Anies Baswedan tak henti-hentinya meneriakkan pelbagai ketimpangan yang terjadi di Tanah Air. Ketimpangan-ketimpangan itu harus diakhiri dengan spirit perubahan yang kini diusung pasangan Anies-Muhaimin saat sekarang. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved