Kamis, 28 Mei 2026

Pilpres 2024

Petinggi PKB Optimis, Anies-Muhaimin Bakal Mendulang Mayoritas Suara Saat Hari H Pilpres 2024

Pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar diyakni bakal meraup suara saat hari H pemilu pada 14 februari 2024 mendatang. Tanda-tandanya sudah terlihat

Tayang:
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
MENDULANG SUARA – Petinggi PKB optimis, pasangan Anies-Muhaimin bakal mendulang suara pada hari H Pilpres, 14 Februari 2024. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, Minggu 31 Desember 2023. 

POS-KUPANG.COM – Pasangan Anies BaswedanMuhaimin Iskandar diyakni bakal meraup suara saat hari H pemilu pada 14 februari 2024 mendatang. Momen itu akan terjadi, karena saat ini dukungan terus mengalir ke pasangan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan ini.

Koalisi ini beranggotakan tiga partai politik, yakni Partai NasDem (Nasional Demokrat), Partai Keadilan Sejahtera atau PKS dan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB. Tiga partai inilah yang bersatupadu mendukung pasangan Anies-Muhaimin dalam perhelatan demokrasi tahun 2024 ini.

Tentang pasangan Anies-Muhaimin yang mendulang suara saat Pilpres 2024 itu disampaikan petinggi PKB, Jazilul Fawaid kepada awak media pada Minggu 31 Desember 2023. Jazilul merupakan Wakil Ketua Umum PKB.

Dikatakannya, saat ini simpati masyarakat terhadap pasangan Anies-Muhaimin terus memperlihatkan trend yang menggembirakan. Fakta itulah yang menjadi tolok ukur PKB kalau saat hari H nanti, pasangan  ini bakal mendulang mayoritas suara dari para pemilih se-Indonesia.

Pihaknya optimis kalau paslon nomor urut 1 Anies BaswedanMuhaimin Iskandar  akan unggul karena pemilih senyap kini bakal memberikan dukungan pada hari H pemilihan pada 14 Februari 2024 mendatang.

Menurutnya, ada suara dan dukungan yang tak nampak dari silent majority atau pemilih senyap yang akan membesar pada Februari 2024 atau saat pencoblosan nanti. 

"Ada gunung es di perubahan yang itu tidak tampak, dia akan termanivestasi kira-kira awal Februari. Makanya hasil survei tetap tidak diabaikan tapi silent majority bakal memperlihatkan fakta dukungan itu," ujar Jazilul yang juga Wakil Kapten Timnas Anies-Muhaimin.

 Jazilul menyebutkan, pemilih senyap bisa berasal dari kelompok-kelompok yang saat ini menurut aturan tidak boleh ikut menyuarakan dukungan, namun tetap memiliki hak suara saat pemilu.

Misalnya kelompok aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki hak suara dan kalangan formal yang terikat oleh aturan tertentu terkait Pilpres.

"Termasuk kalangan tokoh yang tidak ingin ribet kalau dia tampak menjadi kubu perubahan," ujarnya.

Jazilul mengatakan, kelompok ini diyakini memilih Anies-Muhaimin karena pasangan ini memiliki karakter yang berbeda dengan pendukung gerakan keberlanjutan.

Baca juga: Anies Baswedan Gembira Dukungan Terus Mengalir ke Paslon AMIN: Sekarang Tinggal Tunggu Waktu

Baca juga: KABAR TERBARU! Elektabilitas Ganjar-Mahfud Makin Tergerus, Anies-Muhaimin Malah Semakin Moncer

"Kalau di keberlanjutan dia akan aktif menunjukkan (dukungan) keberlanjutan bahkan melibatkan banyak aparat, kepala desa dan lain-lain," ujarnya.

Dengan adanya mayoritas pemilih bisu ini, Jazilul meyakini Pilpres 2024 nanti akan berlangsung dua putaran. "Dan dia (pemilih bisu) akan menentukan di menit akhir, itulah kemudian Pilpres 2024 saya yakin tidak mungkin satu putaran," tandasnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved