KKB Papua
Pulang dari Pengamanan Ibadat Natal di Gereja Aifat, Kopda Hendrianto Ditembak Mati KKB Papua
Sungguh malang nasib prajurit TNI, Kopda Hendrianto. Ia ditembak mati oleh KKB Papua seusai melakukan pengamanan ibadat Natal di Gereja Aifat, Papua.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
“10 tahun papa ga pernah bikin mama nangis, tapi sekarang ini papa bikin mama nangis. Mamah sedih mengapa papa diam,” untaian kalimat itu mengalir begitu saja dari bibir sang istri.
Untuk diketahui, Jenazah Kopda Herdianto, korban penembakan KKB Papua di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, telah dipulangkan ke kampung halamannya di Jambi.
Hendrianto merupakan warga kelahiran Koto Dian Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Kabupaten Kerinci, Provnisi Jambi. Ia lahir di Jambi pada 02 Mei 1987.
Lantaran ia gugur di medan perang, maka sebagai penghormatan atas jasanya membela negara, Kopda Herdianto pun dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Penghargaan ini diberikan kepada anggota TNI yang melakukan tugas di luar batas.
Saat dimakamkan, keluarga tak mampu membendung kesedihan. Mereka menangis sejadi-jadinya, melepaspergikan Hendrianto, sosok yang sangat dibanggakan keluarga.
Video memilukan sang istri menangis meratapi jasad suami, viral dibagikan akun TikTok @qudrotlara18. Video itu seketika menjadi viral.
Dalam video itu tampak istri menyaksikan peti jenazah suaminya untuk terakhir kalinya. Ia menangis sejadi-jadinya mengantarkan suami menuju ke tempat peristirahatan yang kekal.
Kisah tewasnya Kopda Hendrianto menjadi pukulan telak bagi TNI. Pasalnya, ketika sedang menjalankan tugas, ia dihabisi oleh anggota KKB Papua, kelompok kriminalis yang tak pernah berhenti melancarkan tindakan anarkisnya.
Kopda Hendrianto meninggal dunia karena gugur diserang KKB Papua, organisasi sayap TPNPB-OPM ( Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka ).
Baca juga: Pilot Susi Air Terlihat Seperti Anggota KKB Papua, Berambut Panjang dan Brewok
Baca juga: Satu Prajurit TNI Gugur Diserang KKB Papua, Sebby Sambom: Perang Belum Selesai
Dikutip dari Kompas.com, kronologi Kopda Hendrianto gugur saat ia bertugas di Kampung Bousha, Distrik Aifat Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya pada Senin 25 Desember 2023 siang waktu setempat.
Kopda Hendrianto tewas karena terkena tembakan di pipi sebelah kanan. Sebelum tewas terkena tembakan, Kopda Hendrianto dan personel lainnya baru pulang mengamankan ibadah natal di Distrik Aifat itu. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.