Persatuan Wartawan Indonesia

Kick off UKW Gratis PWI Bersama BUMN RI Mulai Digelar di Tiga Provinsi, Termasuk NTT

Ujian kompetensi wartawan yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian BUMN mulai digelar di tiga provinsi bersamaan yakni, Aceh, NTT dan Sulut.

|
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
DOK PWI PUSAT
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun (ketiga dari kiri) yang didampingi Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, Direktur UMKM PWI Pusat Syarif Hidayatullah, Ketua Umum Forum Humas BUMN Agustya Hendy Bernadi di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta. UKW Gratis kerjasama PWI-BUMN akan digelar mulai 28 Desember 2023 di tiga provinsi. 

POS-KUPANG.COM, Jakarta - Kick-off kegiatan ujian kompetensi wartawan (UKW) yang diselenggarakan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerjasama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan dimulai pada Kamis, 28 Desember 2023 besok. 

Ujian kompetensi wartawan yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian BUMN akan mulai digelar di tiga provinsi secara bersamaan yakni, Aceh, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara (Sulut). 

Kegaitan UKW gratis bagi seluruh anggota PWI Provinsi di Indonesia merupakan salah satu program unggulan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2023-2028, Hendry Ch Bangun saat kongres PWI di Bandung tiga bulan lalu.

Baca juga: Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Akan Buka UKW Bantuan BUMN di Kupang 28 Desember 2023

Baca juga: UKW PWI Bersama BUMN di Kupang Usung Tema Menciptakan Wartawan Profesional dan Berakhlak

Hendry Ch Bangun yang akrab disapa HCB itu menjelaskan, program UKW PWI Pusat atas dukungan penuh Kementerian BUMN ini akan dimulai pada 28 Desember 2023. Targetnya, seluruh 38 PWI Provinsi ditambah satu daerah khusus yaitu PWI Solo akan melaksanakan UKW gratis yang difasilitasi PWI Pusat.

Dalam menjalankan program UKW PWI kerja sama dengan Kementerian BUMN ini, jelas HCB, dari Direktorat UKW PWI juga telah menyiapkan infrastruktur tata kelola pengujian yang seiring dengan telah dikeluarkannya peraturan Dewan Pers nomor 03/2023 tentang Standar Kompetensi Wartawan (SKW).

Direktur LUKW PWI Firdaus Komar menambahkan, berkaitan dengan infrastruktur sosial tata kelola pengujian di dalamnya, sejalan dengan hasil asessmen psikotes menjadi pedoman dalam penetapan SK para penguji. Selanjutnya para penguji wajib untuk mengisi dan menandatangani pakta integritas penguji, penandatanganan kode etik penguji dan kode perilaku penguji.

Baca juga: PWI Provinsi Mulai Jaring Calon Penerima Anugerah PWI 2024, Kepala Daerah Hingga Pelaku UMKM

Selain itu, untuk meningkatkan tata kelola pengujian di LUKW PWI, saat ini telah selesai disusun draft buku pedoman pengelolaan LUKW PWI.

“Masih menunggu finalisasi terkait dengan modul-modul mata uji yang saat ini Dir UKW sharing dengan komisi kompetensi PWI,” jelas Firko dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Rabu, 27 Desember 2023.

Berkaitan dengan LUKW PWI dukungan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, Ketua PWI Pusat, HCB telah menandatangani kerja sama dengan Kementerian BUMN.

HCB mengaku bahwa dari Kementerian BUMN mempercayai bahwa wartawan adalah bagian utama industri pers yang akan bekerja secara profesional. Atas profesionalitasnya itu maka pemerintah dan industri lain, termasuk BUMN, sangat memperhatikan industri pers.

Salah satu bentuk perhatian itu antara lain diberikan oleh Kementerian BUMN dan jajaran BUMN dalam bentuk dukungan penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Dukungan tersebut juga diberikan dengan harapan industri pers tetap mampu membaca dengan tajam setiap fakta di lapangan, tanpa menyakiti atau melukai.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir saat menyampaikan persetujuan dukungan program UKW, mengatakan, bahwa saat ini merupakan era keterbukaan  informasi dimana setiap informasi tersedia secara terbuka.

Sebagai pilar keempat demokrasi, pers berperan penting sebagai mitra pemerintah dan industri lain dalam mengabarkan atau melakukan koreksi yang membangun.

"Posisi media menjadi penting sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi dan membuat khalayak menjadi semakin terliterasi dengan baik," ujar Erick.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved