Berita Alor
Tingkatkat Kapasitas Saksi Peserta Pemilu, Bawaslu Alor Adakan Pelatihan
Orias berharap buku saku yang diberikan dapat dipelajari dengan baik, dan para saksi akan siap menghadapi Pemilu tahun 2024.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Meningkatkan Kapasitas Saksi Peserta Pemilu tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Alor mengadakan pelatihan untuk saksi baik dari Partai Politik maupun calon legislatif.
Therline Loisa Mau, S.Pd selaku Ketua Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian sengketa menyampaikan bahwa saksi berperan penting dalam penyelenggaraan Pemilu.
“Kita berkaca pada Pemilu di tahun 2019, dan hal tersebut menjadi pelajaran bagi kita. Saksi berkolaborasi dengan penyelenggara Pemilh untuk mengembalikan kepercayaan publik. Ini mejadi tugas pokok kita bersama,” ujarnya, Sabtu 23 Desember 2023 di Ballroom Simfony Hotel.
Therlince menjalaskan bahwa dulu saksi peserta pemilu hanya berorientasi pada uang duduk yang diterima. Namun Therlince meluruskan bahwa hal tersebut adalah pemahaman yang keliru.
Baca juga: Desa Maritaing Produksi Bawang Merah, Camat Alor Selatan Harapkan Alor Hentikan Produk Impor
“Suksesnya tahapannya Pemilu ini ada di tangan saksi. Jadi kebiasaan memandang tugaa saksi dari segi uang itu adalah hal yang keliru. Saksi harus dibekali dengan keteramlilan, pengetahuan dan pemahaman tentang tugas-tugasnya. Kkita mempersiapkan diri untuk meminimalisir dan mengahadapi segala resiko,” jelasnya.
Saksi lanjut Therlince, perlu dibekali dengan pengetahuan peta potensi kerawanan Pemilu di tahun 2019. Hal ini sebagai acauan dalam persiapan mengahadapi segala kemungkinan yang terjadi, terutama di TPS yang rawan pemilu.
Therlince berharap, materi yang diberikan dapat dipahami oleh semua saksi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Alor, Orias Langmau, S.E., menambahkan bahwa penguatan kapasitas saksi peserta pemilu akan dilakukan secara berkala.
“Ini merupakan langkah awal kami melakukan penguatan kapasitas. Memang tidak bisa hanya sekali kita perlu ada peningkagan kapasitas lagi. Selain itu, kami juga memberikan buku saksi yang sudah disusun dengan baik. Kalah tahun laku kami bagikan dalam bentuk print out, sekarang dalam bentuk soft copy agar lebih mudah dibagikan kepada saksi-saksi lainnya,” ujar Orias.
Selain membagikan buku saku, Orias juga menekankan akan pentingnya dokumentasi dalam menjalankan tugasnya.
“Kita berharap satu TPS jangan hanya 1 saksi bisa lebih, atau kalau memungkinkan dari Parpol di tiap TPS ada. Ini akan sangat membantu. Tidak kalah penting juga tentang dokumentasi. Kalau ada pengaduan nanti harus disertakan dengan bukti, salah satunya bisa berupa dokumentasi yang baik agar kita tidak menerka-nerka saat ada dugaan pelanggaran,” jelasnya.
Orias berharap buku saku yang diberikan dapat dipelajari dengan baik, dan para saksi akan siap menghadapi Pemilu tahun 2024. (cr19).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ketua-dan-jajaran-Bawaslu-Kabupaten-Alor-foto-bersama.jpg)