Natal dan Tahun Baru
DAMRI Cabang Kupang Minta Penumpang Nataru Pesan Tiket Awal
Saat Nataru juga, kata dia, pergerakan bus dimulai lebih awal dari terminal keberangkatan. Sebab, akan ada antrian di pos lintas batas.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - DAMRI Cabang Kupang meminta calon penumpang saat mudik natal dan tahun baru (Nataru) agar melakukan pemesanan tiket lebih awal.
DAMRI Cabang Kupang, memiliki empat kantor pemasaran yakni di Cabang Kupang, Ende, Kefamenanu dan Waingapu.
"Armada yang kami siapkan itu sebanyak 38 unit. Yaitu menjalani 38 trayek, salah satu trayek itu angkutan lintas batas negara," kata GM DAMRI Cabang Kupang Siprianus Wadhi, SH, Kamis 14/12/2023.
Menurut Siprianus Wadhi, untuk angkutan lintas batas dilakukan dengan sistem silang atau satu bus melayani dari Timor Leste dan satu bus bergerak dari Kupang, NTT.
Baca juga: Kasus Pengerusakan Mobil DAMRI, Kejari Timor Tengah Utara Lakukan Restorative Justice
"Dalam rangka Nataru itu, penjualan tiket terbatas sesuai dengan seet yang tersedia, sehingga bisa pesan lebih awal (tiketnya). Semua penumpang wajib gunakan masker, yang akan kami bagikan," ujarnya.
Saat Nataru juga, kata dia, pergerakan bus dimulai lebih awal dari terminal keberangkatan. Sebab, akan ada antrian di pos lintas batas.
Untuk pelayanan perintis, menurut dia akan dilakukan seperti biasanya dengan total 36 trayek. Dari total ini, Kupang melayani 13 trayek, Waingapu 7 trayek, 9 trayek di Ende dan Kefamenanu 8 trayek.
Dia memastikan semua kendaraan dalam keadaan laik untuk beroperasi. Keselamatan dan kenyamanan penumpang, Siprianus Wadhi menegaskan tetap menjadi prioritas pihaknya.
Baca juga: Kemenhub RI Uji Coba Dua Armada DAMRI Rute Kupang - Timor Leste
"Pulau Timor, khusus di Kupang ada 13 unit termasuk ada dua unit lintas batas negara," kata dia.
Menurut dia, untuk bis lintas batas memang sejauh ini belum ada peningkatan signifikan sehingga belum terjadi penambahan armada angkutan. Apalagi ada tambahan juga dari pihak swasta dengan jurusan yang sama. Total ada lima bis yang beroperasi lintas negara.
Sekalipun penjualan tiket sudah menggunakan sistem online, pelayanan secara manual masih tetap dilakukan DAMRI di Kupang. Hal ini karena banyak penumpang masih memilih menggunakan sistem manual.
"Penjualan bisa dilakukan di kantor DAMRI dan terminal Bimoku," sebut dia.
Adapun syarat perjalanan lintas batas negara, penumpang wajib menggunakan paspor dengan tarif Rp 350 per orang.
Siprianus Wadhi menyarankan, sebaiknya penumpang bisa melakukan pemesanan tiket sejak jauh hari sebelum waktu keberangkatan. Karena ketersediaan kursi yang cukup terbatas. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.