Breaking News

Berita Nasional

Kominfo Komitmen Jaga Kedaulatan Data

LAIP Aptika Kementerian Kominfo Said Madrus mengatakan pemerintah tengah membangun Pusat Data Nasional (PDN) sebagai ekosistem terintegrasi.

|
Editor: Alfons Nedabang
TRIBUNNEWS.COM
Tenaga Ahli Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Aptika Kementerian Kominfo, Said Madrus bersama CEO Tribun Network Dahlan Dahi, Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan Rahmad Hidayat seusai Talkshow Kedaulatan Data Indonesia bersama Kominfo di Ballroom Ruby Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Kamis (14/12/2023). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Tenaga Ahli Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Aptika Kementerian Kominfo Said Madrus mengatakan pemerintah tengah membangun Pusat Data Nasional ( PDN ) sebagai ekosistem terintegrasi.

Dia menjelaskan bahwa PDN merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah khususnya pada Perpres 95 Tahun 2018 tentang SPBE (Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik).

“Kumpulan SPBE ini bisa pusat pemerintah maupun daerah. Fasilitas pertama yang sedan dibangun oleh Kominfo itu ada di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Lalu menyusul Batam dan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” kata Said Madrus dalam Talkshow Kedaulatan Data Indonesia bersama Kominfo di Ballroom Ruby Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Kamis (14/12/2023).

Menurutnya, yang tertera di Perpres itu Pusat Data Nasional harus memenuhi kelaikan operasi dari Kominfo.

Terkait kelaikan dan keamanan Kominfo sudah berkomunikasi dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN).

Baca juga: Kementerian Kominfo Temukan 96 Isu Terkait Hoaks Pemilu 2024

“Pembangunan PDN untuk konstruksinya sudah 75 persen kemudian perangkat elektroniknya akan dikirim dari Perancis,@ urai Madrus.

Adapun target pengoperasian Pusat Data Nasional di Cikarang yakni pada Agustus 2024.

Di bulan tersebut harapannya sudah berjalan sebelum transisi pemerintahan Presiden Joko Widodo ke calon presiden terpilih di Oktober 2024.

Pemerintah, imbuh Madrus, menjamin ribuan juta data ini akan aman di tengah isu kebocoran data dan serangan ke pusat data.

“Saat ini pemerintah dari sisi kebijakan regulasi lagi membuat keputusan menteri terkait penyelenggaraan pusat data nasional ini, jadi tata kelolanya seperti apa itu diatur dalam keputusan menteri,” tukasnya.

Selain itu, Kominfo juga terus berkoordinasi dengan BSSN untuk menurunkan Perpres 82 tentang infrastruktur informasi digital.

Baca juga: Isu Hoaks Meningkat Jelang Pemilu, Kominfo Lakukan Take-down

“Yang Cikarang ini kita desain itu ada isolated, jadi data itu tersimpan dalam zona khusus yang sangat konfidensial dan itu terisolasi. Kalau terisolasi secara teknis itu hacker atau yang lain nggak bisa masuk,” ujar Said Madrus.

Sehingga nantinya ada layer berikutnya yang berhadapan ke internet, ke umum, itu ada berbagai macam sistem pengamanan yang akan dipasang.

Said Madrus menambahkan untuk akses Aparatur Sipil Negara (ASN) nantinya menggunakan jaringan intra pemerintah, intranet.

Sedangkan akses ke dunia usaha itu menggunakan internet reverse proxy.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved