Jumat, 24 April 2026

Timor Leste

Timor Leste dan Indonesia Bahas Peningkatan SDM dalam Bidang Penanggulangan Bencana

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Timor Leste membahas kerja sama untuk meningkatkan keahlian khusus sumber daya manusia di bidang bencana.

|
Editor: Agustinus Sape
Tatoli.tl
Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Negara Urusan Perlindungan Sipil Timor Leste, Domingos Reis, di Caicoli, Dili, Rabu 6 Desember 2023. 

POS-KUPANG.COM, DILI - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Timor Leste membahas kerja sama untuk meningkatkan keahlian khusus sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana melalui pelatihan khusus di Indonesia.

Hal itu disampaikan Pemerintah Indonesia melalui Sekretaris Utama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Dr. Rustian, di sela pertemuan dengan Sekretaris Negara Urusan Perlindungan Sipil Timor Leste, Domingos Reis, di Caicoli, Dili, Rabu 6 Desember 2023.

Rustian juga menyampaikan niat Pemerintah Indonesia untuk menjalin hubungan kerja sama dengan Timor Leste, khususnya di bidang penanggulangan bencana.

Kerja sama kedua negara diperlukan dalam rangka merespons secara terpadu setiap bencana yang mungkin terjadi di kawasan perbatasan kedua negara, baik di darat maupun laut dan udara.

Komitmen tersebut disampaikan Pemerintah Indonesia melalui Sekretaris Utama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Dr. Rustian, di sela pertemuan dengan Sekretaris Negara Urusan Perlindungan Sipil, Domingos Reis, di Caicoli, Dili, Rabu 6 Desember 2023.

"Indonesia dan Timor Leste adalah saudara. Karena itu, sangat penting untuk bekerja sama dalam penanggulangan bencana. Kami sepakat untuk bertukar pikiran untuk memanfaatkan pengalaman penanggulangan bencana dari kedua negara, sehingga kami dapat mengantisipasi dan merespons bencana alam di masa depan dengan tepat," katanya.

Baca juga: BNPB Ingatkan Provinsi NTT Berpotensi Bahaya Gempa Bumi dengan Kategori Sedang hingga Tinggi.

Ia berharap kerja sama antara kedua negara dapat ditingkatkan, mengingat Indonesia sangat aktif dalam memberikan bantuan internasional kepada negara-negara sahabat yang mengalami bencana, baik melalui pengiriman sumber daya manusia maupun logistik dan peralatan.

Kerja sama ini akan dilaksanakan setelah BNPB dan Otoritas Perlindungan Sipil Timor Leste (APC) berkoordinasi dengan kementerian luar negeri kedua negara agar nota kesepahaman dapat segera ditandatangani di bidang penanggulangan bencana.

"Kami berniat untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam menangani bencana yang terjadi di daerah perbatasan. Kemitraan dalam penanggulangan bencana merupakan hal yang penting. Jika terjadi bencana yang menimpa kedua negara, terutama di wilayah perbatasan kedua negara, kami akan melakukan intervensi dengan pendekatan yang terintegrasi," katanya.

Dia menambahkan bahwa kolaborasi dengan BNPB Indonesia bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan APC dalam menanggapi peta jalan yang ditetapkan oleh ASEAN untuk aksesi Timor Leste ke organisasi regional tersebut.

Perlindungan IOM-UNICEF

Pada bulan April 2023, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menandatangani perjanjian kemitraan untuk bersama siap mendukung Pemerintah Timor Leste dalam mencegah dan menanggapi bencana alam dengan memberikan perlindungan selama keadaan darurat.

IOM menyebutkan penandatangan ini dilakukan untuk mengatasi risiko perlindungan bagi masyarakat di Timor Leste dan Papua Nugini dengan dana yang diberikan Biro Bantuan Kemanusiaan (BHA) dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID.

Bantuan dana tersebut bertujuan meningkatkan mekanisme dan kapasitas para pemangku kepentingan untuk mengatasi risiko perlindungan selama periode banji, tanah longsor dan bencana akibat iklim lainnya.

"Melanjutkan upaya IOM yang sudah ada di seputar pengungsian internal dan perlindungan populasi yang paling rentan, kami berkomitmen untuk memberikan tanggapan kemanusiaan, dan kami bangga bermitra dengan UNICEF dalam proyek penting ini untuk mengatasi risiko perlindungan dalam situasi kemanusiaan yang dihadapi Timor Leste dalam beberapa tahun terakhir," kata kepala MISI IOM di Timor Leste, Ihma Shareef.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved