Jokowi Kunjungi NTT
Tiba di Labuan Bajo Jokowi Langsung Blusukan ke Gudang Bulog
Pada kesempatan itu Jokowi juga menyerahkan bantuan pangan kepada 508 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Labuan Bajo.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Presiden Jokowi melakukan tinjauan ke Gudang Perum Bulog Labuan Bajo di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo setibanya di Labuan Bajo, Senin 4 Desember 2023.
Pada kesempatan itu Jokowi juga menyerahkan bantuan pangan kepada 508 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Labuan Bajo.
Presiden Jokowi terpantau tiba sekitar pukul 17.00 Wita, langsung menyapa para keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah menunggu sejak siang.
Hujan gerimis iringi kedatangan Jokowi dan rombongan di Gudang Bulog.
Baca juga: Persiapan Kedatangan Presiden Jokowi, Guru-guru SMK Negeri 5 Kupang Gotong Royong Kerja Bakti
Tampak mendampingi Presiden Jokowi, Menteri PUPR Basuki, PJ Gubernur NTT Ayodhia Kalake, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi, Kapolda NTT Irjen Pol. Johni Asadoma, Danlanud El Tari Marsma TNI Aldrin Petrus Mongan.
Ada ratusan masyarakat yang menunggu untuk menerima bantuan di lokasi, di mana tiap KPM mendapatkan bantuan 10 kilogram beras.
"Apa kabar bapak ibu sekalian, sudah nunggu dari jam berapa?," ucap Jokowi menyapa masyarakat.
Jokowi lantas bertanya ke masyarakat sudah berapa kali menerima bantuan beras dari pemerintah. Warga membalas pertanyaan Jokowi dengan penuh semangat.
Baca juga: Hujan Guyur Labuan Bajo Jelang Kedatangan Presiden Jokowi
"April, Mei Juni Sudah diterima? Terus Oktober November Desember sudah terima. Nanti Januari Februari dan Maret main dilanjutkan nga?," tanya Jokowi ke warga.
Di hadapan warga Jokowi memastikan bahwa bantuan beras dan BLT akan terus diberikan pemerintah di tahun 2024. "Nanti Januari Februari Maret diberikan lagi," ucap Kepala Negara disambut tepuk tangan dari warga.
Terpisah, Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional menjelaskan jumlah warga yang menerima bantuan pangan dari pemerintah berjumlah 508 keluarga penerima manfaat (KPM) di Manggarai Barat.
"Besok bapak Presiden ke Nagekeo dan Kupang akan memberikan bantuan yang sama," jelasnya.
Sesuai instruksi Presiden, Arief memastikan bantuan serupa akan terus diberikan pemerintah di tiga bulan awal tahun 2024. Dia menyebut sekitar 22 juta penduduk Indonesia saat ini memerlukan beras.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.