Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 16 November 2023 : Akan Datang Waktunya

Maka setiap detik perjalanan hidup kita, pastilah selalu disesuaikan dengan waktunya bahkan sampai pada hal yang paling misterius sekalipun

Editor: Edi Hayong
DOK. POS-KUPANG.COM
RENUNGAN -Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul : Akan Datang Waktunya. 

POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul : Akan Datang Waktunya.

Untuk Hari Kamis Biasa XXXII Bruder Pio Hayon SVD menulis renungannya merujuk pada Bacaan I : Keb. 7: 22- 8:1 dan Injil : Luk. 17: 20-25.

Berikut ini teks lengkap renungan yang ditulis, Bruder Pio Hayon SVD hari ini.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Salam damai sejahtera untuk kita semua. Setiap hal atau peristiwa atau kejadian selalu akan ada waktu yang menyertainya karena semua kita berada  dan berjalan di dalam waktu. Kita boleh menunda waktu tetapi waktu akan terus berjalan.

Maka setiap detik perjalanan hidup kita, pastilah selalu disesuaikan dengan waktunya bahkan sampai pada hal yang paling misterius sekalipun tentu akan terjadi di dalam waktu yang tentu kita semua tidak pernah tahu sama sekali.

Yang terpenting di sini adalah segala sesuatunya selalu ada dan berjalan dalam waktu selama kita masih hidup.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Sekali lagi, hari ini, kita masih disegarkan dengan sentuhan Kebijaksanaan. Kebijaksanaan itu adalah nafas kekuatan Allah dan pancaran murni kemuliaan Yang Mahakuasa.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 15 November 2023 : Bersyukur dan memuliakan Allah

Tidak ada sesuatupun yang bernoda masuk di dalamnya, karena kebijaksanaan merupakan pantulan cahaya kekal dan cermin tak bernoda kegiatan Allah serta gambar kebaikanNya. Kitab kebijaksanaan mengajarkan kita untuk melihat Allah dengan lebih jernih dalam kemuliaanNya.

Dan itu bisa terjadi kalau kita sendiri selalu mencari kebijaksanaan Allah sendiri. Jika kita berada di luar kebijaksanaan Allah maka pada saat yang sama kita tak mampu melihat Allah dengan benar.

Ketika kita berada dalam kebijaksanaan Allah maka kita akan tetap berada dalam kesiapsediaan dan ketekunan serta selalu mengarahkan hati dan budi kita kepada Allah.

Walaupun kita tak akan pernah tahu kapan kebijaksanaan Allah itu akan datang secara penuh ke dalam hati dan hidup kita secara sempurna, tetapi kesetiaan dan kesiapsediaan kita dengan selalu mengarahkan hati dan budi kita kepada Allah membuat kita tak pernah gentar dan takut akan kedatangan Allah itu.

Dan itu pesan yang disampaikan oleh Yesus pada Injil hari ini. Yesus mengajarkan kepada orang-orang Farisi yang bertanya kepadaNya tentang kapan datangnya kerajaan Allah.

Yesus berkata kepada orang Farisi: “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Tidak dapat dikatakan ‘Lihat, ia ada di sini, atau ia ada di sana’.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved