Paus Terdampar di Manggarai Barat
TNP Laut Sawu Ungkap Penyebab Paus Pilot Terdampar di Lembor Selatan Manggarai Barat
Sebelumnya seekor Paus Pilot ditemukan terdampar di pesisir Pantai Bangko, Desa Nangabere, Kecamatan Lembor Selatan.
Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Paus Pilot ditemukan mati terdampar di Pantai Bangko, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Manggarai Barat, NTT, pada Jumat 10 November 2023 lalu.
Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu mengungkapkan penyebab kematian hewan mamalia laut itu. Penyebabnya diduga mengalami disorientasi sistem sonar sehingga menyebabkan paus itu terdampar ke pesisir.
"Disorientasi sistem sonar yang dimiliki paus yakni adanya gangguan navigasi yang dimiliki organisme tersebut," jelas Koordinator TNP Laut Sawu Wilayah Kerja Manggarai, Zakki Ardiansyah, Minggu 12 November 2023.
Ia menjelaskan dugaan itu ditandai dengan perilaku paus yang selalu kembali ke pantai setelah beberapa kali dievakuasi ke laut. "Paus tersebut langsung dikuburkan pada Jumat malam," terang Zakki.
Baca juga: BREAKING NEWS: Paus Pilot Ditemukan Terdampar di Pesisir Lembor Selatan Manggarai Barat
Sebelumnya seekor Paus Pilot ditemukan terdampar di pesisir Pantai Bangko, Desa Nangabere, Kecamatan Lembor Selatan.
Mamalia laut itu pertama kali ditemukan nelayan setempat pada Jumat 10 November 2023 pagi sekitar pukul 05.00 Wita.
Paus yang terdampar itu berjenis Short Fin Pilot Whale atau lebih dikenal dengan paus pilot.
Awalnya nelayan warga desa setempat melihat ada sesuatu benda yang muncul ke permukaan laut. Keingintahuan tersebut membuat beberapa warga setempat langsung menuju benda tersebut hingga diketahui bahwa benda itu adalah ikan paus.
Saat ditemukan paus tersebut masih hidup, namun upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil, paus tersebut mati beberapa saat kemudian.
Fadil Mubarak pegiat konservasi penyu di Desa Nangabere menjelaskan, pihaknya bersama masyarakat setempat sempat berusaha mendorong paus tersebut ke tengah laut.
Pihaknya lantas melaporkan kejadian itu ke pihak Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Laut sawu wilayah kerja Manggarai.
Beberapa di antara warga ada yang mengabadikan dengan kamera ponsel dan mengunggah ke media sosial.
Diketahui Paus pilot merupakan jenis mamalia laut yang dilindungi undang-undang dan termasuk dalam daftar satwa dilindungi berdasarkan Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJENKUM.1/12/2018 Tahun 2018.
Secara global, mereka terdaftar dalam Appendix II Convention on International Trade in Endangered Species (CITES). (uka)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.