Berita Manggarai

Kelompok Tani di Manggarai Dapat Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian

Bantuan Alsintan ini buah dari jalur aspirasi anggota DPR RI Komisi IV Julie Laiskodat, untuk membantu produktifitas pertanian di Kabupaten Manggarai.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
BANTUAN - Kelompok tani di Manggarai mendapat bantuan Alsintan dari Kementan RI, Kamis 12 Oktober 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar 

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Tiga Kelompok Tani atau Poktan di Kabupaten Manggarai mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementrian Pertanian (Kementan), pada Kamis 12 Oktober 2023.

Bantuan Alsintan ini buah dari jalur aspirasi anggota DPR RI Komisi IV Julie Laiskodat, untuk membantu produktifitas pertanian di Kabupaten Manggarai.

Bantuan ini diserahkan melaui Dinas Pertanian Manggarai, yang diterima langsung oleh Plt.Kadis Pertanian, Livens Turuk, lalu diserahkan langsung kepada tiga kelompok tani sebut saja, Poktan Sinar Tani Lelak Desa Bangka Lelak Kecamatan Lelak, Poktan Budikarya  dari Kecamatan Wae Ri'i dan Poktan Simantri 26 Pong Geok, Kecamatan Satar Mese.

Baca juga: DPC Gerindra Manggarai Deklarasi Gibran Cawapres Prabowo Subianto

Adapun jenis  Alsintan, yang diserahkan berupa tiga unit traktor, tiga unit pompa air, 11 unit hand sprayer dan dua unit ultivator.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Livens Turuk, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Julie Laiskodat, yang sudah memperjuangan aspirasi kelompok tani di Kabupaten Manggarai.

Livens berpesan kepada kelompok tani yang menerima bantuan, jangan jadikan peralatan ini menjadi milik pribadi.

"Pengalaman yang kami temukan selama ini kalau sudah terima oleh ketua kelompok tani seolah-olah menjadi milik. Tidak begitu, ini milik semua kelompok tani," pungkas Livens.

Kata Livens, peralatan ini harus digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. Jaga keselamatan peralatan dan dirawat dengan baik.

Baca juga: Hari Maritim Nasional Wabup Manggarai Ajak Semua Elemen Jaga Ekosistem Laut

"Setelah menerima bantuan ini, tolong dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan kebutuhan bapa mana di mana saja berasal," lanjutnya.

Lanjut Livens Turuk, pihaknya tidak segan-segan untuk menarik kembali, jika ada kelalaian dalam pemanfaatan barang ini oleh kelompok. Melaui petugas lapangan akan terus melakukan pengecekan di lapangan.

"Kami akan tetap melakukan pengecekan secara berkala terkait pemanfaatan alat ini, mana kala tidak digunakan dengan baik Dinas akan melakukan penarikan, jaga keselamatan alat ini, kalau rusak wajib untuk diperbaiki, sehingga akan memberi dampak akan hasil pertanian bagi bapak ibu semua," kata Livens.

Sementara anggota Komisi IV DPR RI Julie Laiskodat yang diwakili oleh staf khususnya Siprianus Jemalur, mengatakan, bantuan ini bentuk perjuangan Julie Laiskodat untuk mendukung produktifitas pertanian di NTT.

Sudah banyak aspirasi yang perjuangkan selama ini, tidak hanya di daratan Flores tapi hampir merata di seluruh NTT.

Baca juga: Bupati Manggarai Pantau Pembangunan Irigasi Air Tanah Bagi Petani Horti di Wae Rii

"Bantuan untuk alat pertanian sudah bergulir kepada masyarakat sejak tahun 2020 hingga sekarang, ini merupakan program aspirasi beliau dalam pemenuhan sarana pertanian untuk masyarakat NTT," tutur Sipri.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved