NTT Memilih

NTT Memilih, KPU Sumba Timur Jamin Pemilu Ramah Disabilitas

enam kategori antara lain disabilitas Fisik 873 pemilih, Disabilitas Intelektual 48 pemilih, Disabilitas Mental 383 pemilih.

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MUTIARA CHRISTIN
AUDIENSI - Ketua dan komisioner KPU Sumba Timur melakukan audiensi bersama Divisi Advokasi dan HAM Pusat Advokasi Hak-Hak Disabilitas Sumba terkait upaya menghadirkan pemilu ramah disabilitas, Rabu 4 Oktober 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Sumba Timur menjamin pelaksanaan pemilu yang ramah bagi para penyandang disabilitas.

Demi menjamin pemilu ramah disabilitas, Penyelenggara Pemilu mulai dari Komisioner KPU, PPK, hingga KPPS akan menyambangi tempat tinggal dari pemilih disabilitas untuk menanyakan kebutuhan khusus bagi pemilih disabilitas.

Penyelenggara pemilu juga akan memberikan sosialisasi terkait hari pemungutan suara, cara coblos, dan fasilitas yang dibutuhkan bagi para pemilih disabilitas.

Demikian penyampaian Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 5 Oktober 2023.

Baca juga: Langgar Ketentuan Jalur Khusus, Satlantas Polres Sumba Timur Tertibkan Sepeda Listrik

Oktavianus mengatakan, bagi pemilih disabilitas, KPU akan menyediakan kebutuhan dan TPS yang ramah disabilitas, termasuk pendamping di TPS.

"Khusus pendamping di TPS bisa dari KPPS, atau keluarga, saudara, atau kerabat yang dipercaya oleh pemilih disabilitas bersangkutan, tujuannya agar hak pilihnya tersampaikan," ungkap Oktavianus.

Terkait jumlah pemilih disabilitas yang terdata oleh KPU Sumba Timur sebanyak 2.182 pemilih yang tersebar di 22 Kecamatan.

Pemilih disabilitas terdiri dari enam kategori antara lain disabilitas Fisik 873 pemilih, Disabilitas Intelektual 48 pemilih, Disabilitas Mental 383 pemilih.

Disabilitas Sensorik/tunawicara 245 pemilih, Disabilitas Sensorik Runggu 237 pemilih, serta Disabilitas Sensorik Netra 396 pemilih.

"Kami melalui PPK dan KPPS bekerjasama dengan perangkat Desa/Kelurahan, RT, RW setempat melakukan pendataan pemilih disabilitas dan semuanya yang terdata berjumlah 2.182 pemilih, sehingga kami berharap dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu dan pilkada 2024 mendatang," pintanya. 

Roberth Oktavianus Riwu dari Divisi Advokasi dan HAM Pusat Advokasi Hak-Hak Disabilitas Sumba meminta agar KPU sebagai penyelenggara pemilu dapat memperhatikan dan menjamin hak-hak pemilih.

Misalnya TPS yang aksesnya mudah dijangkau agar pemilih disabilitas dapat menggunakan hak suaranya.

Baca juga: Kasus Stunting di Kabupaten Sumba Timur Terus Menurun

Roberth juga meminta agar petugas KPPS harus bersikap ramah dan memperlakukan pemilih disabilitas sesuai kebutuhannya.

Bahkan apabila memungkinkan, ada juga pemilih disabilitas yang diakomodir menjadi penyelenggara pemilu, layaknya penyelenggara pemilu yang fisik lengkap.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved