Selasa, 12 Mei 2026

Berita Sumba Barat Daya

LPM Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Adakan KBPM, Olah Ubi Jalar Ungu Jadi Keripik

Kegiatan KBPM yang dilakukan oleh 10 mahasiswa selama 2 bulan ini dibawah pendampingan dosen pendamping lapangan (DPL)

Tayang: | Diperbarui:
Editor: maria anitoda
LPM UKAW Kupang
LPM UKAW adakan kegiatan pengabdian masyarakat di Sumba Barat Daya 

POS-KUPANG.COM, SUMBA BARAT DAYA - Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) melaksanakan kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) semester genap 2022/2023 berlokasi di Gereja Kristen Sumba (GKS) Wano Loura di Desa Bondo Ponda, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kegiatan KBPM yang dilakukan oleh 10 mahasiswa selama 2 bulan ini dibawah pendampingan dosen pendamping lapangan (DPL) yaitu Jofret Umbu Soru Peku Djawang, S.AB., MM.

Dalam kegiatan ini mahasiswa diwajibkan untuk membuat sebuah program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dimana program tersebut dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya dengan mengoptimalkan potensi yang ada di sekitar dan yang dipilih adalah diversifikasi produk pengolahan ubi jalar ungu.

Jofret Peku Djawang mengungkapkan, GKS Wano Loura, Desa Bondo Ponda, memiliki beberapa potensi unggulan di sektor perkebunan yang dapat dikelola sebagai sumber peningkatan penghasilan jemaat yaitu salah satunya ubi jalar ungu yang sangat melimpah dan tumbuh subur.

Baca juga: Mesakh Dethan Optimis Bawa Green Library UKAW Kupang Jadi Perpustakaan Standar Nasional 

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan DPL bersama mahasiswa KBPM di jemaat, masih sedikit yang mengolah sumber daya ubi jalar tersebut.

Umumnya ubi tersebut dijual secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Padahal suatu produk akan semakin berharga apabila terdapat nilai tambah pada produk tersebut sehingga ubi jalar ungu yang ditanam oleh jemaat akan semakin berharga apabila ubi tersebut diolah menjadi sebuah produk sperti tepung dan kripik

''Oleh sebab itu melalui kegiatan diharapkan masyarakat setempat dapat memanfaatkan potensi jalar ungu yang melimpah dan dengan mempertimbangkan keterbatasan modal usaha dari jemaat, maka ubi jalar ungu tersebut dapat diproduksi menjadi tepung dan kripik ubi jalar ungu yang dikemas dan dilabeli secara menarik sehingga memiliki nilai jual tinggi dan pada akhirnya akan menambah penghasilan bagi masyarakat Desa Oeletsala,'' ujar Jofret Peku Djawang.

Umbu Riwu Rebo, S.Th selaku Pendeta di GKS Wano Loura, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPL dan mahasiswa KBPM UKAW yang telah bersedia mentransfer ilmu kepada jemaat untuk dapat memanfaatkan ubi jalar ungu menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Baca juga: Green Library UKAW Kupang Memiliki Prospek untuk Dikembangkan Jadi Perpustakaan Berstandar Nasional

Ia juga mendukung penuh kegiatan ini dengan mengingatkan jemaat kaum ibu sebagai peserta untuk serius mengikuti kegiatan.

''Selesai dari kegiatan ini diharapkan kaum ibu GKS Wano Loura dapat tekun untuk membuat produk tepung dan kripik ubi jalar ungu menjadi sebuah produk unggulan gereja yang dapat dipasarkan sehingga nantinya bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kaum ibu GKS Wano Loura,''tutupnya.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved