Berita Malaka

Workshop Penguatan Manajemen Program Malaria bagi Petugas Puskesmas di Malaka NTT

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Wilfrida Ukat kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 15 September 2023.

Penulis: Novianus L.Berek | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-INDRA
Workshop penguatan manajemen program malaria bagi petugas puskesmas di Kabupaten Malaka 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Dinas Kesehatan menggelar Workshop penguatan manajamen program malaria yang melibatkan sebanyak sepuluh petugas di puskesmas Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur atau NTT. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Wilfrida Ukat kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 15 September 2023. 

"Kegiatan workshop penguatan manajamen program malaria bagi petugas puskesmas ini sudah kita dilaksanakan di Taman Eden Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Kamis 14 September 2023," jawabnya.

Baca juga: Polisi Amankan Ibu Pembuang Bayi di Umakatahan Malaka, Masih Berstatus Pelajar SMA

Menurut dia, kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas puskesmas dalam mengelola program pengendalian malaria antara lain diagnosis bermutu, manajemen kasus, penyelidikan epidemiologi dan penanggulangannya manajemen data dan logistik, membuat strategi komunikasi dan rencana aksi. 

Situasi pengendalian malaria di Kabupaten Malaka saat ini ibarat buah semangka yakni buah semangka itu kulit luarnya hijau begitu dibelah atau dipotong isi dalamnya berwarna merah dan biji-bijian hitam. 

"Kulit semangka itu ibarat status endemis rendah malaria yang berwarna hijau saat dipetakan. Namun apakah itu menggambarkan situasi yang sebenarnya karena belum ada tindakan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui lebih jelas apakah memang kasus malaria memang sudah rendah ataukah masih tinggi karena belum ditemukan," paparnya.

Baca juga: Anzlek Berek, Musisi Legendaris Asal Kabupaten Malaka Dukung Agustinus Nahak Maju DPR RI

"Biji-biji semangka berwarna hitam ibarat sarang nyamuk yang ada di sekitar pemukiman yang bisa menularkan malaria," tambahnya.

Pihaknya mendorong agar petugas puskesmas menjadi patriot malaria yang terus bergerak mencipta inovasi untuk mencapai eliminasi malaria di Kabupaten Malaka tahun 2025 mendatang. 

"Semoga tahun 2025 mendatang ini Kabupaten Malaka sudah mencapai eliminasi malaria," tegasnya singkat. 

Sebagai informasi, yang memfasilitasi kegiatan ini oleh Unicef Indonesia dan DPW PPNI NTT dan Bappelitbangda Provinsi NTT dan Dinas Kesehatan Dukcapil Provinsi NTT. (nbs)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved