KKB Papua
MENGERIKAN! Meski Pimpinan KKB Papua Sudah Ditangkap, Tapi Aksi Separatis Masih Terus Terjadi
Meski pimpinan KKB Papua sudah ditangkap, namun sampai saat ini aksi-aksi separatis di daerah tersebut masih terus terjadi. Begini faktanya.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Meski pimpinan KKB Papua satu per satu ditangkap aparat keamanan, namun sampai saat ini aksi-aksi separatis di daerah tersebut belum juga reda. Aksi itu malah semakin mengerikan dan terus terjadi dari hari ke hari.
Bahkan belakangan ini, aksi anarkis kelompok tersebut semakin menjadi-jadi. Padahal pimpinannya sudah diringkus dan diproseshukumkan oleh Satgas Ops Damai Cartenz.
Satgas Ops Damai Cartenz merupakan tim gabungan yang terdiri dari prajurit TNI Polri. Tim ini terus bergerak untuk satu tujuan, yakni menjaga keamanan dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat setempat.
Sebagaimana video yang viral di media sosial saat ini, seorang pimpinan KKB Papua Yahukimo, KTH alias PH sudah diringkus aparat keamanan di wilayah tersebut beberapa waktu nalu.
Ia ditangkap tim satgas damai cartens pada Mei 2023 lalu. Yang bersangkutan dicokok karena beberapa kali terlibat dalam sejumlah tindak kejahatan yang terjadi di wilayah Yahukimo.
Terduga pimpinan KKB Papua itu diringkus, setelah aparat keamanan bersusah payah melakukan pengejaran ke berbagai penjuru daerah di Tanah Papua.
Namun ibarat sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga ke tanah, seperti itulah yang dialami KTH alias PH. Meski sepandai-pandainya ia bersembunyi, tapi akhirnya ditangkap juga.
Bahkan saat ditangkap, KTH tidak melakukan perlawanan sama sekali. Ia justeru pasrah pada keadaan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk memroseshukumkan dirinya.
KTH mungkin menyadari, bahwa pelbagai tindak kejahatan yang dilakukannya selama ini, sudah waktunya berakhir dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum.
Mungkin karena itu pula, sehingga ia pun memasrahkan semuanya pada aparat penegak hukum untuk menangani kasus pidana yang selama dilakukannya.
Sebagaimana tersiar pada video viral tersebut, KTH ditangkap jajaran Polres Yahukimo dan Tim Satgas Ops Damai Cartenz. KTH ditangkap pada 19 Mei 2023.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Ahmad Rahmadan mengatakan, KTH beberapa kali terlibat dalam aksi kejahatan di wilayah Yahukimo. Dari beberapa tindak kejatahan yang dilakukannya, telah merenggut banyak korban jiwa.
Atas perbuatan itulah, KTH alias PH pun menjadi target aparat keamanan. Ia dikejar dan akhirnya ditangkap di wilayah Yahukimo. Saat ditangkap, ia tidak memberikan perlawanan sama sekali.
Dalam video viral tersebut, Kadiv Penmas Divisi Humas Polri, Ahmad Ramadhan tidak memerincikan di mana KTH ditangkap. Tidak disebutkan pula sedang berbuat apa saat ia diringkus.
Namun setelah ditangkap, diharapkan agar pergolakan yang terjadi di wilayah Yahukimo setidaknya bisa diredam sebagaimana yang diharapkan semua kalangan.
Akan tetapi, fakta yang terjadi justeru sebaliknya. Sampai sekarang, Yahukimo tetap menjadi daerah yang bergolak, dan KKB Papua tak pernah berhenti melancarkan aksinya.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, aksi separatis yang dilakukan kelompok itu cenderung didominasi oleh anak-anak muda. Itu tampak dari seringnya aksi kejam yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Oknum tak dikenal umumnya berusia muda.
Kuat dugaan, anak-anak muda itu direkrut oleh TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) kemudian dilatih bahkan didoktrinasi untuk melakukan perlawanan kepada prajurit TNI Polri dan warga sipil.
Konsekuensinya, saat ini anak-anak muda yang menjadi anggota KKB Papua tak henti-hentinya melakukan tindakan kejam kepada siapa pun yang dinilai berseberangan dengannya.
Atas keadaan itulah, sehingga Kapolda Papua pun kini menginstruksikan kepada jajaran kepolisian untuk mengamankan siapa pun termasuk anak-anak, yang diduga terlibat dalam pelbagai kasus pidana di daerah tersebut.
“Kalau polisi merasa yakin dengan bukti-bukti keterlibatan mereka dalam tindakan kriminalitas, maka tidak perlu takut untuk mengamankan mereka. Ini demi tegaknya hukum, demi keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat Papua,” ujar Kapolda Papua.
Ia juga menyebutkan bahwa sampai sekarang polisi tak pernah berhenti melakukan pengejaran terhadap oknum yang melakukan pelbagai tindak kejahatan di Papua.
Pengejaran itu pun selalu membuahkan hasil, karena satu persatu oknum yang dikejar, berhasil ditangkap hidup-hidup. Bahkan para pelaku pun tidak memberikan perlawanan sama sekali.
Ini menandakan bahwa anggota KKB Papua itu mengerti hukum. Bahkan mereka juga menyadari bahwa setiap tindak kejahatan pasti mendapatkan hukuman yang setimpal dengan tindakan yang telah diperbuat.
Baca juga: Persempit Ruang Gerak KKB Papua Polri Terjunkan Ratusan Personel ke Tanah Papua, Begini Kata Kapolda
Ia berharap agar ke depan, anggota KKB Papua itu bisa menyadari kalau tindakan yang dilakukan cenderung merugikan diri, merugikan keluarga dan masyarakat serta daerah yang dicintainya.
Untuk itu, daripada saling memusuhi satu sama lain, alangkah indahnya kalau anggota KKB Papua itu meninggalkan semua masa kelam yang dilakukannya dan kembali pada jalan yang benar. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.