Doa Setelah Sholat
Doa Setelah Sholat Dzuhur, Dzikir Setelah Dzuhur dan Keistimewaan Shalat Dzuhur
Doa Setelah Sholat Dzuhur, Dzikir Setelah Dzuhur dan Keistimewaan Shalat Dzuhur, terapi jantung dan pencernaan
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَاۤ اِصۡرًا كَمَا حَمَلۡتَهٗ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِنَا ۚرَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ ۚ وَاعۡفُ عَنَّا وَاغۡفِرۡ لَنَا وَارۡحَمۡنَا ۚ اَنۡتَ مَوۡلٰٮنَا فَانۡصُرۡنَا عَلَى الۡقَوۡمِ الۡكٰفِرِيۡنَ
رَبَّنَا غْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ أَلْأَ حْيَآءِمِنْهُمْ وَاْلأَ مْوَاتِ, اِنَّكَ عَلَى قُلِّ ثَيْءٍقَدِيْرِ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآ خِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكِ رَبِّ الْعِزَةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْ سَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allahumma shalli’alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad.
Allahumma rabbana taqabbal minna shalatana wa shiyamana wa ruku’ana wa sujudana wa qu’udana wa tadharru’ana wa takhasysyu’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya Allah ya rabbal alamin.
Rabbana dzhalamnaa anfusanaa wa-inlamtaghfirlana watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Rabbana wa la tahmil 'alaina israng kama hamaltahu 'alallazina ming qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih, wa'fu 'anna, wagfir lana, war-hamna, anta maulana fansurna 'alal-qaumil-kafirin
Rabbanaghfir lanaa waliwaalidinaa walijami’il muslimiin walmuslimaati wal mu’miniina walmu’minati. Al ahyaa-i-minhum wal amwaati, innaka alaa kuli syai’n qadiir
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar.
Subhaana rabbika rabbil i’zzati ammaa yashifuuna wasalaamun ‘alal mursalhna wal-hamdu lillaahi rabbil’aalamiina rabbil’aalamiina.
Sunah-Sunah Sholat Dhuhur
Dalam mengerjakan sholat dhuhur, ada beberapa sunah terkait waktu pelaksanaannya.
Menyegerakan Sholat di Awal Waktu
Sunah sholat dhuhur yang pertama adalah disunahkan untuk menyegerakan sholat di awal waktu. Hal ini sesuai dengan hadis dari Jabir bin Samuroh ra berikut:
“ Nabi saw biasa mengerjakan sholat dhuhur ketika matahari telah tergelincir.” (HR. Muslim)
Mengakhirkan Sholat jika Sangat Panas
Sunah berikutnya adalah disunahkan untuk mengakhirkan sholat dhuhur jika cuacanya sangat panas. Mengingat sholat dhuhur dilaksanakan pada siang hari yang identik dengan cuaca terik. Hal ini sesuai dengan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim berikut:
“ Nabi saw biasanya jika keadaan sangat dingin beliau menyegerakan sholat dan jika keadaan sangat panas atau terik beliau mengakhirkan sholat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Surat yang Dibaca Nabi SAW saat Sholat Dhuhur Secara umum, umat Islam diperbolehkan membaca surat pendek apa saja setelah menyelesaikan membaca surat Al-Fatihah.
Namun, ada salah satu surat yang selalu dibaca Nabi Muhammad saw saat mengerjakan sholat dhuhur dan ashar, yakni surat Al-Buruj. Hal ini dijelaskan dalam riwayat berikut:
“ Bahwa Nabi Muhammad saw pada sholat dhuhur dan ashar membaca surat At-Thariq dan surat Al-Buruj.”
Kumpulan Doa Bersyukur Atas Nikmat Hidup serta Dalilnya dari Al-Quran dan Hadis
Surat Al-Buruj sendiri terdiri dari 22 ayat yang di dalamnya berisi kandungan berupa sumpah Allah SWT pada empath al. Yakni yang pertama demi langit yang memiliki gugusan bintan. Kedua, Allah SWT bersumpah pada hari yang dijanjika-Nya, yang mana hari tersebut menurut ahli tafsir adalah hari kiamat.
Lalu sumpah ketiga dan keempat adalah Allah SWT bersumpah dengan yang menyaksikan (syahid) dan yang disaksikan (masyhud). Syahid adalah manusia dan masyhud adalah yang bisa dilihat. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.