Doa Harian Islam

Doa Harian Islam, Doa Agar Bebas Hisab pada Yaumul Hisab, Doa Diwasiatkan Rasulullah

Di antara fase yang akan dilalui oleh umat manusia pada hari kiamat adalah perhitungan amal atau Yaumil Hisab. Ini Doa agar bebas hisab

Editor: Adiana Ahmad
Istimewa
Doa Harian Islam agar Bebas Hisab/ Ilustrasi Berdoa - Doa Harian Islam, Doa Agar Besar dari Hisab di Yaumul Hisab yang Diwasiatkan Rasulullah 

POS-KUPANG.COM - Setiap umat manusia dalam kepercyaan Islam akan diperhitungkan amalnya di Yaumul Hisab pada saat Hari Kiamat.

Pada Hari Perhitungan Amal, tak ada satupun amal perbuatan manusia di dunia yang luput dari perhitungan Allah.

Satu-satunya yang bisa menyelamatkan manusia dari perhitungan amal itu yakni doa.

Nah, Doa Agar Bebas dari Hisab ini diwasiatkan Rasulullah kepada sahabatnya Ali Bin Abi Thalib.

Baca juga: 9 Doa Harian Islam, Rutin Dibaca Umat Islam Ada Doa Mohon Kesehatan dan Doa Menerima Bantuan

Kerenanya sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan dan perbuatan dosa, sudah seharusnya untuk senantiasa berdoa agar Allah SWT mengampuni setiap kesalahan dan dosa yang kita perbuat.

Bersungguh-sungguh lah dalam bertaubat dan tidak mengulanginya kembali serta mengganti semua perbuatan buruk yang pernah dilakukan dengan amal-amal kebaikan.

Rasulullah SAW pernah mewasiatkan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib sebuah doa yang dapat membuat orang yang membacanya tidak akan dihisab oleh Allah dari setiap perbuatan dosa apapun yang pernah dilakukannya di masa lampau.

Maksudnya kendati pun orang tersebut pernah melakukan perbuatan dosa pada masa lalu kemudian bertobat dengan sungguh-sungguh lalu membaca doa ini, maka Allah tidak akan menghisab dosa-dosanya di masa lalu. 

Baca juga: Doa Harian Islam, Cocok Dibaca di Pagi Hari, Doa Mohon Perlindungan Hingga Doa Penghapus Dosa

Berikut Doa Agar Bebas dari Hisab di Yaumul Hisab.

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِي الْمَوْتِ وَفِيْمَا بَعْدَ الْمَوْتِ

Allahumma barik liy fil mauti, wa fiymaa ba'dal mauti

Artinya: Ya Allah berikanlah keberkahan kepadaku ketika mati dan setelah mati. 

Doa ini sebagaimana terdapat pada  kitab Wasiyatul Mustofa  yang disusun Syekh Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy Syarani Al Anshari Asy Syafi'i Asy Syadzili Al Mishri atau dikenal sebagai Imam Asy Sya'rani. Berikut redaksi lengkapnya. 

يَا عَلِيُّ، مَنْ قَالَ كُلَّ يَوْمٍ "اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِي الْمَوْتِ وَفِيْمَا بَعْدَ الْمَوْتِ" لَمْ يُحَاسِبْهُ اللهُ بِمَا فَعَلَهُ فِي الدُّنْيَا

Wahai Ali, barang siapa setiap hari membaca: "Allahumma barik liy fil mauti, wa fiymaa ba'dal mauti," Maka Allah tidak akan menghisab apa saja amal (dosa) yang pernah diperbuatnya (orang yang membaca doa itu) ketika di dunia. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved