Pilgub NTT
Poros Koalisi Besar Terbentuk di Pusat, Melki Laka Lena Nyatakan Siap Jadi Cagub NTT dari Golkar
Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan siap untuk menjadi calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (Cagub NTT)
POS-KUPANG.COM - Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan siap untuk menjadi calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (Cagub NTT) pada Pemilu 2024 mendatang.
Hal ini ditegaskan Melki Laka Lena saat ditanya wartawan usai kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting di wilayah khusus yang berlangsung di Aula Kapela Stasi Yesus Maria Yosep Paroki St Yosep Pekerja Penfui, Kota Kupang, Sabtu (12/8/2023) kemarin.
Adapun kegiatan itu merupakan kerjasama Komisi IX DPR RI dengan Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Melki Laka Lena yang kini menjadi Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menyebut dirinya telah diberi perintah oleh Partai Golkar untuk menyiapkan diri sebagai calon Gubernur NTT tahun 2024 mendatang.
Baca juga: Keputusan Kader Golkar NTT Pasang Melki Laka Lena Jadi Cagub 2024
Baca juga: Nasib KIB Menguap Usai Golkar-PAN Resmi Dukung Prabowo Jadi Capres, Ini Alasan Ketum Airlangga
Ia menyebut bahwa, seluruh Dewan Pimpinan Daerah tingkat II Partai Golkar di NTT telah memutuskan untuk mengusulkan namanya menjadi calon Gubernur NTT pasca duet Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi.
“Sampai saat ini sesuai keputusan partai di daerah, semua tingkat II se NTT dan juga DPP partai sudah setuju. Mereka tugaskan saya untuk maju sebagai gubernur,” ujar Melki Laka Lena.
“Tentu saya siapkan diri,” tambah dia.
Meski demikian, Melki Laka Lena menegaskan, persiapan untuk kerja kerja politik menuju Pilgub NTT 2024 akan dimulai setelah Pileg pada Frebuari 2024.
“Tapi nanti pergerakannya selesai Pileg 2024 akan diatur lebih lanjut. Saya siapkan diri sebagai kader partai sesuai penugasan ini,” katanya.
Golkar Dukung Prabowo dalam Koalisi Besar
Sementara itu, di tingkat nasional, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sepakat berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Kesepakatan koalisi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama politik oleh empat ketua umum partai politik yakni Muhaimin Iskandar dari PKB, Zulkifli Hasan dari PAN, Airlangga Hartarto dari Golkar, dan Prabowo Subianto selaku ketua umum Gerindra.
Penandatanganan kerjasama politik itu dilaksanakan dalam acara pernyataan dukungan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (13/8/2023).
Baca juga: Genderang Perang Pilgub NTT 2024 Mulai Ditabuh, Peluang Victory-Joss Jilid 2 Abu-Abu, Josef Nae Soi?
Baca juga: NasDem Malaka Masih Menghendaki Viktor Bungtilu Laiskodat Maju Pilgub NTT
Tak hanya berkoalisi, Golkar dan PAN juga menyatakan dukungan untuk pencapresan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang sebelumnya telah diusung oleh Gerindra - PKB melalui Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
Adapun Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang digawangi Gerindra dan PKB telah berjalan setahun sejak ditandatangani piagam deklarasi koalisi Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar pada penutupan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, 13 Agustus 2023 lalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.