Kecelakaan Maut di TTS

Kecelakaan Maut di Bena Timor Tengah Selatan, Korban dari Kupang Hendak Piknik ke Pantai Kolbano

Hal tersebut disampaikan Kapolres TTS, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK melalui Kapolsek Amanuban Selatan, Ipda Markus Tameno, S.H

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Kecelakaan maut dialami mobil Avanza Veloz dengan nomor polisi DH 1653 AR yang dikemudikan oleh Reksi Imanuel Sine di jalan raya dekat Persawahan rata Bena, desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, Jumat, 4 Agustus 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Peristiwa kecelakaan maut yang terjadi di Desa Bena Kabupaten Timor Tengah Selatan dialami mobil Avanza Veloz dengan nomor polisi DH 1653 AR ditumpangi oleh 7 orang asal Kupang yang hendak berwisata di Pantai Kolbano.

Hal tersebut disampaikan Kapolres TTS, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK melalui Kapolsek Amanuban Selatan, Ipda Markus Tameno, S.H kepada POS-KUPANG.COM, Jumat, 4 Agustus 2023.

"Mereka dari Kupang tujuan ke Pantai Kolbano untuk piknik," jelas Ipda Markus.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bena Timor Tengah Selatan, Korban Terpental Keluar Mobil, Terkapar di Jalan Raya

Terkait identitas para korban dia menjelaskan sebagai berikut.

Reksi Imanuel Sine (43) pengemudi kendaraan, beralamat tinggal di Jalan Timor Raya Km 10, RT 12, RW 05, Kelurahan Oesapa, kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

"Untuk korban yang meninggal, Frid Kause (48), alamat rumah di belakang Poltek Kupang. Agung Benu (28) alamat tinggal Manutapen, Kota Kupang dan Olga Maria Fitriana Benu alamat tinggal di Manutapen, Kota Kupang," jelasnya.

"Untuk korban yang luka-luka, Desy Haja Weo (35) alamat tinggal di Oeba, RT 13, RW 04, Kelurahan Oeba, Kota Kupang. Angel Gultom (23) alamat tinggal di BTN Kolhua, Maulafa, Kota Kupang dan Glen Dima (23) alamat tinggal di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang," tambahnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Bena Timor Tengah Selatan, 3 Orang Meninggal Dunia

Ipda Markus menjelaskan, korban yang selamat sementara dirawat di Puskesmas Kualin sambil menunggu keluarga dari Kupang.

"Mereka sementara dirawat di Puskesmas Panite sambil menunggu keluarga dari Kupang jemput," tandasnya.

Dirinya menyebut jalur tersebut rawan kecelakaan karena jalannya rata sehingga membuat pengemudi terpacu untuk mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

"Rata Bena tempat yang rawan kecelakaan lalu lintas. Hal ini karena jalurnya lurus dan rata sehingga pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Namun perlu diingat di jalur tersebut banyak lubang. Hal ini mengakibatkan kecelakaan," ungkapnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda Timor Tengah Selatan Tewas Dikeroyok

"Saran kami bagi dinas perhubungan agar memasang rambu lalu lintas di jalur tersebut. Kepada masyarakat pengendara kendaraan agar mengurangi kecepatan saat melintasi rata Bena dengan kecepatan maximal 40km/jam," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut dialami mobil Avanza Veloz dengan nomor polisi DH 1653 AR yang dikemudikan oleh Reksi Imanuel Sine di jalan raya dekat Persawahan rata Bena, desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, Jumat, 4 Agustus 2023.

Akibat kecelakaan tersebut, 3 orang meninggal dunia, sementara 4 orang lainnya mengalami luka-luka.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved