Minggu, 10 Mei 2026

Berita Kota Kupang

Festival Forum Kawasan Indonesia Timur Digelar di Kota Kupang

Agenda bertajuk Kolaborasi, Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan itu merupakan event perayaan keberhasilan dan inovasi pembangunan di Indonesia. 

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
KETERANGAN PERS - Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI, Muhammad Yusran Laitupa (kanan) dan Ketua Pokja Forum Kawasan Timur Indonesia Prof. Winarni Dien Monoarfa saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Selasa 25 Juli 2023. 

Dia menerangkan tentang acara lain yakni Galeri Informasi dan Pameran Foto sebagai ruang pameran yang disediakan bagi para pelaku pembangunan dari seluruh Indonesia untuk menampilkan inovasi dan produk pengetahuan dari kerja-kerja di Kawasan Timur Indonesia.

Menurut Prof. Winarni, lembaga dan instansi yang akan memamerkan hasil kerja dan karya-karyanya antara lain adalah DFAT Australia, UMKM Binaan Dekranasda dan Bank NTT, Unicef Indonesia, Wahana Visi Indonesia, Mercy Corps Indonesia – NZMATES, British Council, USAID ERAT, William & Lily Foundation, Re.Search, HIVOS-VCA, dan PT. NIRAS International Consulting Indonesia. 

Baca juga: Diresmikan Presiden Jokowi, Ini Profil PLTA Poso Pembangkit EBT Terbesar di Indonesia Timur

Acara lainnya adalah Side Events dan Malam Budaya. Sebanyak 17 acara diskusi yang mengangkat beragam upaya pembangunan yang berhasil dan diperlukan dalam memajukan kawasan Timur Indonesia. Acara itu akan diadakan pada sore hingga malam hari selama pelaksanaan Festival FKTI di Kupang. 

"Acara ini terbuka untuk umum namun bagi yang akan menghadirinya perlu melakukan registrasi terlebih dahulu mengingat terbatasnya tempat yang tersedia," kata Prof. Winarni lagi. 

Pada hari kedua, akan diadakan malam budaya yang merupakan bagian dari Festival Seni dan Budaya Kupang Doldolu, kerja sama Yayasan BaKTI, Pemerintah Kota Kupang dan Bank BTN Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Warga Indonesia Timur yang Mengungsi Karena Bentrokan Babarsari Yogya Agar Pulang

Prof. Winarni mengatakan, festival Seni dan Budaya Kupang Doldolu merupakan ajang yang seru untuk memperkenalkan budaya masyarakat NTT yang kaya melalui pertunjukan musik, tari, lagu, tekstil dan kuliner khas guna meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya NTT.

Sementara Direktur Ume Daya, Ristha Damaris Tnunay  mengungkapkan, gelaran festival FKTI di Kupang terbilang spesial karena ada yang berbeda dari pelaksanaan festival sebelumnya. Sebab, kegiatan kali ini Yayasan BaKTI didukung oleh Program INKLUSI dengan Pemerintah Provinsi NTT menyelenggarakan satu mata kegiatan yang dinamakan Local Champion Incubator.

Baca juga: Enam Provinsi di Indonesia Timur Siap Menjalin Hubungan Dagang dengan Negara Pasifik

Melalui kegiatan ini, sebanyak empat penggerak perubahan sosial dari desa-desa di Kabupaten Kupang mengembangkan gagasan cemerlang untuk memajukan desa. 

Yayasan BaKTI dan Ume Daya Nusantara, mitra Program INKLUSI di Kupang mendampingi para local champion dalam mempertajam gagasan-gagasan tersebut sehingga lebih berdaya jual untuk mendapatkan dukungan pelaksanaan dari berbagai pihak.

“Dengan pendampingan yang menyeluruh ini, kami yakin para local champion siap menghasilkan perubahan sosial untuk kemajuan bumi Flobamora," ujar dia. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved