Munaslub PKN

Pernyataan Penting Anas Urbaningrum Setelah Resmi Jadi Ketum PKN dalam Munaslub 2023

Pernyataan penting itu berkaitan dengan persoalan pribadi, komitmen kepartaian PKN hingga kesiapan menyambut pesta demokrasi dalam Pemilu 2024.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, dalam pidato penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa atau Munaslub PKN di hadapan para kadernya, Sabtu 15 Juli 2023. 

POS-KUPANG.COM - Mantan politisi Demokrat Anas Urbaningrum resmi menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menggantikan I Gede Pasek Suardika. Penetapan Anas menjadi Ketua Umum PKN dilaksanakan dalam ajang musyawarah nasional luar biasa atau Munaslub PKN di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (15/7/2023).

Dalam pidato penutupan Munaslub PKN 2023, Anas Urbaningrum menyampaikan sejumlah pernyataan penting. Pernyataan penting itu berkaitan dengan persoalan pribadi, komitmen kepartaian PKN hingga kesiapan menyambut pesta demokrasi dalam Pemilu 2024 mendatang. 

Pernyataan Syukur

Dalam pidato penutupan Munaslub PKN 2023, Anas Urbaningrum menyampaikan sekaligus mengingatkan para kader untuk selalu bersyukur, terutama karena partai baru itu dapat melangsungkan agenda Munaslub dengan lancar. 

Baca juga: Ketum PKN, Anas Urbaningrum: Partai Bukan Kepunyaan Keluarga

Baca juga: Setelah Ditetapkan Jadi Ketum PKN, Anas Urbaningrum Pidato di Monas Jakarta

Baca juga: Anas Urbaningrum Disambut Puluhan Kader PKN di Monas

"Pertama kita mengucapkan rasa syukur yang tulus, ikhlas yang sungguh sungguh. Syukur karena acara dan kegiatan kita berjalan dengan baik, semata-mata karena komitmen dan kesadaran kita, bahwa Partai Kebangkitan Nusantara harus terus menerus dihidupkan, dibangkit-bangkitkan, dan ditinggikan masa depannya," ungkap Anas Urbaningrum.

Ia menyebut komitmen dan kesadaran seluruh kader dan anggota partai menentukan agenda politik PKN dalam Munaslub 2023 berjalan dengan baik. Selain itu, dengan komitmen dan kesadaran yang sama maka akan membangkitkan PKN menjadi partai yang besar. 

Menurut dia, hal tersebut adalah modal awal bagi PKN untuk terus pembinaan secara internal.

"Dan kemudian dengan membina, membangun, menata drinya secara internal itu, maka punya daya energi kuat untuk melangkah dengan kecepatan tinggi, menatap masa depan politik yang penuh tantangan tahun depan," ungkap mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini. 

Dalam kesempatan itu, Anas Urbaningrum juga menyampaikan poin penting sebagai pembelajaran dan bekal bagi para kader dalam berpartai. 

Baca juga: Anas Urbaningrum Tak Takut Dikriminalisasi Lagi

Baca juga: Anas Urbaningrum akan ke Cikeas, Makan Bakso di Depan Rumah SBY

 

1) Sejarah adalah pembelajaran

Anas Urbaningrum menilai sejarah merupakan bagian pembelajaran hidup baginya. Hal yang menimpanya selama ini baginya telah menjadi sejarah untuk sebuah pembelajaran.

"Kedua, saya terima kasih saya mendapatkan kuliah sejarah yang lengkap dari Ketua Majelis Agung, bagian yang agung-agunglah sejarah ini, karena sejarah adalah pelajaran."

"Sejarah adalah cermin hikmah dan sejarah adalah butiran-butiran nilai yang bisa kita petik dan nilai-nilai itu kita olah, kita transformasikan sesuai dengan tantangan baru hari ini, bahkan tantangan yang kita ramalkan muncul di masa depan."

"Itulah fungsi kita belajar dari sejarah. Sejarah adalah pelajaran dan hikmah. Masa depan adalah tantangan yang dengan keyakinan mesti kita wujudkan," urai Anas Urbaningrum.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved