Pilpres 2024
Herman Khaeron: Ada Sutradara Ingin Jatuhkan Anies Baswedan dari Panggung Pilpres 2024
Belakangan ini ada sutradara yang berupaya menjatuhkan Anies Baswedan dari panggung Pilpres 2024 Modusnya kritik lewat Jakarta International Stadium.
POS-KUPANG.COM – Belakangan ini ada sutradara yang terus berupaya menjatuhkan Anies Baswedan dari panggung Pilpres 2024. Upaya tersebut dilakukan melalui kritikan terhadap kualitas Jakarta International Stadium (JIS) yang dibangun Anies Baswedan di penghujung jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Pandangan tentang kiat menjatuhkan Anies Baswedan itu diungkapkan Herman Khaeron, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat.
Dikatakannya, setelah mencermati secara baik dinamika tentang JIS, Partai Demokrat berkesimpulan bahwa isu JIS saat ini sengaja diwacanakan pihak tertentu untuk mendiskreditkan Anies Baswedan.
Menurut Herman Khaeron, oknum sutradara tersebut adalah sosok yang berasal dari lawan politik Anies Baswedan. Sosok ini memainkan isu untuk menaikan kredibiltasnya dengan mendiskreditkan lawan.
"Saya melihatnya seperti itu. Ada sutradara yang coba membuat skenario supaya naik kredibilitas dan kebaikannya. Caranya adalah mendiskreditkan Anies Baswedan," kata Herman di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat 7 Juli 2023.
Oknum sutradara tersebut, katanya, secara sengaja menjatuhkan Anies Baswedan untuk mendongkrak elektabilitas koleganya. Makanya belakangan ini, Anies praktis jadi korban karena terdiskreditkan.
Herman juga mengaku prihatin dengan model politisasi JIS untuk jatuhkan Anies. Padahal JIS dibangun bukan untuk kepentingan Anies melainkan kepentingan negara.
Untuk itu Herman meminta semua pihak berhenti mencari-mencari kelemahan JIS untuk kepentingan tertentu, menjatuhkan Anies Baswedan..
"Harusnya JIS jadi kebanggaan bersama. Jangan kemudian dicari mana yang menjadi kelemahannya sehingga kemudian jejak mas Anies di Jakarta seolah-olah hanya meninggalkan hal yang salah," ujar Herman.
Atas fakta tersebut, Herman meminta pemerintah agar tidak terus menerus menebar andiwara terkait rencana penggunaan JIS sebagai venue Piala Dunia U17.
"Sekarang ini, kalau mau ada turnamen dunia atau Piala Dunia U-17 lantas JIS mau digunakan, ya gunakan saja. Jangan kemudian rumputnya (dikritik)," tandasnya.
Bantah Tudingan Politisasi
Sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memberikan respons terkait polemik renovasi Jakarta International Stadium (JIS) yang dinilai upaya politisasi.
Erick membantah tudingan itu karena pemerintah tidak memberikan penilaian, melainkan FIFA sebagai penyelenggara turnamen besar sepakbola dunia.
“Standar internasional sama standar FIFA belum tentu sama, contoh kita kemarin bertanding Indonesia vs Argentina mereka mengecek lapangan pertandingan dan latihan sampai dua kali,” kata Erick ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Rabu 5 Juli 2023.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.