Pemilu 2024
Satgas Nusantara Polri Kawal Pelaksanaan Pemilu 2024
Polri mengaktifkan Satuan Tugas Nusantara untuk pengamanan Pemilu 2024. Pengaktifan Satgas Nusantara menunggu rampungnya administrasi.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Polri mengaktifkan Satuan Tugas Nusantara dalam rangka pengamanan Pemilu 2024. Pengaktifan Satgas Nusantara menunggu rampungnya proses administrasi.
“Untuk rapat pembentukannya sudah dilaksanakan, saat ini mungkin tinggal menunggu administrasinya saja. Administrasi untuk Sprint (surat perintah tugas) pelaksanaan satgas sementara tersebut supaya bisa menjadi cooling sytstem dalam rangka persiapan Pemilu 2024,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho Sandi di Mabes Polri, Jakarta Jumat 7 Juli 2023.
Ia mengatakan, Satgas Nusantara akan menggandeng semua pihak untuk menciptakan pemilu yang damai.
“Polri akan menggandeng semua stakeholder terkait dan semua komponen masyarakat dalam rangka menciptakan pemilu damai untuk Indonesia lebih maju lagi,” ucapnya.
Sebelumnya, Irjen Dedi Prasetyo, ketika menjadi menjadi Kadiv Humas Polri sebelumnya, membeberkan sejumlah tugas yang akan dijalankan Satgas Nusantara.
Baca juga: DPT Pemilu 2024 Sebanyak 204.807.222 Pemilih, Tersebar di Dalam dan Luar Negeri
Baca juga: KPU Tetapkan 823.220 TPS Pemilu 2024
Adapun Satgas Nusantara akan melakukan kegiatan literasi, sosialisasi, dan pengingat kepada masyarakat menjelang pemilu. Apabila ada masyarakat atau kelompok tertentu yang menyebarkan dan memviralkan konten-konten yang bersifat polarisasi, politik identitas, hingga hoaks, maka Satgas Nusantara akan bergerak untuk mengingatkan.
"Apabila diingatkan sekali, dua kali, masih melakukan tindakan yang sama, maka upaya penegakan hukum harus dilakukan," tutur Dedi.
Dedi, yang kini menjabat Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), pernah mengatakan, bahwa Polri belajar dari pengalaman Pemilu 2019 untuk mempersiapkan pengamanan oada Pemilu 2024.
Dedi mengakui polarisasi, hoaks, hingga ujaran kebencian selama kontestasi pemilu sulit dicegah. Namun, Dedi menyebut Polri akan mencegah hal-hal seperti itu agar tak terulang di Pemilu 2024.
"Berangkat dari pengalaman Pemilu 2019, tentunya kita tidak bisa menghindari polarisasi, politik identitas, hoaks, ujaran kebencian. Itu tidak bisa kita hindari," ujar Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu 19 Juni 2022.
Polri, kata Dedi, menyiapkan Satgas Nusantara untuk mengantisipasi polarisasi. "Satgas Nusantara sebagai bentuk cooling system," ucapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Pemilihan-Umum-Pemilu-2024.jpg)