Berita NTT

Imigrasi Maumere Hadiri Penyusunan Renja Satuan Kerja Tahun 2024 di Kanwil Kemenkumham NTT

dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya roda kepemimpinan, serta melakukan monitoring dan evaluasi

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-ISTIMEWA
PESERTA - Para peserta foto bersama Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone  di Neo Hotel Kupang, Rabu, 5 Juli 2023. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere  mengikuti  Kegiatan Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Satuan Kerja Tahun 2024 di Lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT di Kupang,  Rabu, 5 Juli 2023.

Kegiatan yang bertempat di Aula Hotel Neo Aston Kupang tersebut, dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana Dominika Jone.

Dalam sambutannya, Marciana menegaskan kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan dan pemahaman dalam menyusun rencana kerja satuan kerja, melalui aplikasi KRISNA untuk mencegah terjadinya deviasi. 

Kegiatan ini menjadi refleksi bagi semua kepala satuan kerja, untuk dapat menggunakan anggaran secara bertanggung jawab dan tepat sasaran, demi keberlangsungan organisasi ke arah yang lebih baik.

Baca juga: Imigrasi Selidiki Data Paspor WNI Dijual Rp 150 Juta

Kepala satuan kerja juga harus menjadi mentor, dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya roda kepemimpinan, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap semua pelaksanaan tugas di unit satuan kerja.

"Kegiatan Penyusunan Renja Satuan Kerja Tahun 2024 dapat menjadi refleksi bagi semua kepala satuan kerja agar menggunakan anggaran secara bertanggung jawab dan tepat sasaran, demi keberlangsungan organisasi ke arah yang lebih baik," tegas Marciana.

"Kepala satuan kerja harus menjadi mentor, dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya roda kepemimpinan, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap semua pelaksanaan tugas yang ada di unit satuan kerjanya," tambahnya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Tim Direktorat Jenderal Anggaran, serta tim dari Biro Perencanaan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Baca juga: Imigrasi Maumere Gelar Rakor Tim Pengawasan Orang Asing di Nagekeo

Pemahaman dan kemampuan perencanaan penganggaran yang baik, sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya deviasi, antara volume target sasaran program (outcome) dan sasaran kegiatan (output), pada level pusat dan level Satker.

Hasil dari Renja yang disusun tersebut adalah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved