Opini
Opini Yosua Noak Douw: Berbagi Ihwal Perkara SDM Unggul dari Tolikara
Pemkab Tolikara sudah care terhadap upaya peningkatan SDM sebagai wujud nyata dan tanggungjawab terhadap generasi unggul.
Bagi pemenuhan gizi yang optimal selama periode ini, selain memberi kesempatan bagi anak untuk hidup lebih lama, sehat, dan produktif, juga beresiko lebih rendah dari penyakit degeneratif lainnya seperti jantung, kencing manis, stroke, dan obesitas.
Pertumbuhan anak pada periode emas berlangsung secara cepat, yaitu selama tahun pertama dan kedua usia anak. Namun, dalam kasus-kasus kekurangan gizi, justru fakta menunjukkan, penurunan status gizi terjadi pada periode ini.
Oleh karena itu asupan makanan bergizi selama kehamilan sangatlah perlu untuk diperhatikan.
Keempat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia selalu menyerukan hal yang sama. Selain untuk mendapatkan generasi penerus yang lebih berkualitas, juga untuk memutus rantai kemiskinan.
Dengan meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil dan anak sejak dalam kandungan, akan didapatkan generasi penerus yang lebih produktif sehingga dapat memajukan kualitas generasi muda.
Baca juga: Opini Peter Tan: Politik Identitas dan Populisme Islam di Indonesia
Ini menjadi sentra perhatian terkait masa depan generasi unggul yang dilakukan juga dari beranda terluar Indonesia seperti Tolikara.
Langkah konkrit
Dalam Program Serbamapan Tolikara paling kurang ada sejumlah pesan pokok yang merupakan langkah konkrit yaitu selama hamil mengkonsumsi makanan bergizi aneka ragam.
Kemudian, memeriksa kehamilan empat kali selama masa kehamilan, mengkonsumi tablet tambah darah. Pesan lain yaitu bayi yang baru lahir inisiasi menyusui dini, memerikan ASI eksklusif selama 6 bulan.
Selain itu menimbang berat badan bayi secara rutin setiap bulan, imunisasi dasar wajib bagi bayi, lanjutkan pemberian ASI hingga usia 2 tahun. Kemudian memberikan ASI secara bertahap pada usia 6 bulan dan tetap memberikan ASI.
Program ini menyasar semua ibu hamil terutama yang masuk kategori tidak mampu (miskin) serta bayi yang dilahirkan ibu hamil yang jadi sasaran pemberian makanan.
Ketidakmampuan ibu hamil menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, termasuk komitmen anggaran bersumber dari daerah.
Baca juga: Opini Reinard L Meo: Peristiwa Abu Dhabi dan Dialog dari Hati ke Hati
Gebrakan dari Tolikara jauh-jauh hari sudah menjadi concern pemerintah dan menjadi sasaran dari Program Indonesia Sehat dengan niat meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan. Sasaran ini sejalan sasaran pokok Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.
Sasaran dimaksud adalah sebagai berikut. Pertama, meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak.
Kedua, meningkatnya pengendalian penyakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yosua-Noak-Douw-Penulis-Opini-Tolikara.jpg)