Rabu, 22 April 2026

Berita Kota Kupang

Sebanyak 63 Ribu Investor Usia Kerja Rajai Pasar Modal Bursa NTT

Pada Mei 2023 juga investor pasar modal mengalami peningkatan yang biasanya sekitar 250 investor menjadi sekitar 600 investor tergabung.

|
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
PASAR MODAL - Kepala Kantor Perwakilan BEI NTT, Adevi Sabath Sofani saat memberikan edukasi Pasar Modal kepada Perangkat Desa di Kantor OJK NTT pada Jumat, 23 Juni 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 63.234 investor usia kerja merajai pasar modal Bursa Efek Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Provinsi NTT, Adevi Sabath Sofani mengatakan, hingga akhir Mei 2023 ada 63.234 investor merajai pasar modal dan sebanyak 20.087 di dalamnya adalah investor saham.

Mayoritas investor meramaikan pasar modal di bursa adalah investor usia 17 sampai dengan 35 tahun tetapi yang aktif transaksi adalah investor usia produktif yakni usia 25 sampai dengan 40 tahun.

"Karena mungkin usia produktif sudah lulus kuliah atau sudah bekerja sehingga sudah memiliki income sehingga bisa investasi,"ungkap Adevi saat ditemui POS-KUPANG.COM di kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT (OJK NTT) pada Jumat, 23 Juni 2023.

Baca juga: Diresmikan Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia Pertama NTT 

Meskipun dirajai investor usia produktif, Adevi mengungkapkan investor usia pelajar juga tidak kalah serunya, mereka juga bisa berinvestasi bahkan selama periode Juni 2023 banyak sekali reward yang diberikan, supaya mereka tidak hanya tahu teori di kampus tetapi tahu praktiknya di pasar modal.

Pada Mei 2023 juga investor pasar modal mengalami peningkatan yang biasanya sekitar 250 investor menjadi sekitar 600 investor tergabung.

"Sebenarnya kita sangat senang dengan pertumbuhan ini yang kemarin satu bulan itu kita biasanya peningkatan 250-an investor tetapi Mei kemarin kita dapat 600 sekian investor dalam satu bulan," ujarnya.

Adevi berharap peningkatan investor ini dapat dilakukan konsisten sejalan dengan literasi investasinya sehingga orang tidak hanya membuka rekening saham saja tetapi mereka juga tahu apa yang mereka jual, apa yang mereka beli dan apa yang mereka investasikan. (dhe)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved