Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional

Ditemani Perdana Menteri Anwar Ibrahim, Jokowi Blusukan ke Pasar Malaysia

Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melakukan blusukan ke Pasar Chow Kit, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis 8 Juni 2023.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
INSTAGRAM JOKOWI
Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengunjungi Pasar Chow Kit di Kuala Lumpur. 

POS-KUPANG.COM, KUALA LUMPUR - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melakukan blusukan ke Pasar Chow Kit, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (8/6) siang. Dalam blusukan tersebut kedua pemimpin negara serumpun itu menyapa para pedagang dan penjual di Pasar Chow Kit.

Jokowi dan Anwar Ibrahim berjalan menyusuri pasar setelah sebelumnya mengadakan pertemuan di Seri Perdana, Putrajaya. Dalam kegiatannya tersebut, Jokowi mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung, sementara PM Anwar berkemeja biru muda.

Setiba di pasar pukul 12.35 waktu setempat, keduanya langsung disambut masyarakat yang telah menanti kedatangan kedua pemimpin. “Pak Jokowi, Pak Jokowi,” teriak masyarakat. Presiden Jokowi dan PM Anwar pun membalas sapaan masyarakat dengan lambaian tangan dan senyuman.

Selama hampir 45 menit menelusuri pasar, Presiden Jokowi sempat berdialog dengan pedagang untuk menanyakan harga beberapa sayuran dan juga durian. Sementara para pedagang yang berjualan di pasar itu mengaku sangat senang bertemu dengan Jokowi.

Termasuk para pedagang asal Indonesia yang senang bisa melihat langsung Jokowi. "Senang sekali, gembira," kata Winarti, seorang pedagang asal Indonesia. Dia pun berharap hubungan Indonesia dan Malaysia semakin baik.

Harapan juga disampaikan pedagang asal Indonesia lainnya, Ridho. Dia berharap persaudaraan Indonesia dan Malaysia semakin erat. "Semoga makin rapat dan semakin erat hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia," ujar Ridho.

Baca juga: Jokowi-Iriana Santap Nasi Ayam Hainan, Ajak Investor Singapura Berinvestasi di IKN

Sementara Iwan yang merupakan pedagang asal Indonesia juga mengaku senang bisa bertemu Jokowi secara langsung. Dia juga berharap Indonesia dan Malaysia semakin bersahabat.

Iwan juga mengaku senang bisa melihat langsung Jokowi. "Senang-lah, sudah berapa tahun, 30 tahun ini jumpa presiden secara langsung," ujar Iwan. "Harapannya, semoga Malaysia dengan Indonesia menjadi lebih baik, dagang pun makin oke. Kami yang kerja di sini pun makin selamat," sambung dia.

Dari pasar, Jokowi dan PM Anwar kemudian berjalan menuju sebuah kedai yang terletak 200 meter dari ujung pasar dan tiba sekitar pukul 13.10 waktu setempat.

Presiden Jokowi dan PM Anwar tampak didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan juga menteri dari Malaysia. Tampak mereka berbincang dengan akrab dan dalam suasana kekeluargaan. “Pak Jokowi ini terus ke lapangan, enggak capek-capek,” ucap PM Anwar.

Setelah berbincang selama kurang lebih 15 menit, Presiden Jokowi dan PM Anwar bersama rombongan terbatas melanjutkan perjalanan menuju rumah makan yang berada di Kampung Bharu, Kuala Lumpur Malaysia.

Selain blusukan ke pasar, Jokowi sebelumnya juga sempat melakukan pertemuan bilateral dengan PM Anwar Ibrahim dan Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah. Dalam pertemuan itu, ada sejumlah isu bilateral yang dibahas, termasuk negosiasi batas teritorial laut di Sulawesi dan Selat Malaka.

Baca juga: Presiden Jokowi Beri Pesan Khusus ke Ganjar: Jadi Pemimpin Harus Punya Nyali, Itu Nomor Satu

"Saya menyambut baik penyelesaian negosiasi batas laut teritorial di Laut Sulawesi, di Selat Malaka bagian selatan. Setelah 18 tahun proses negosiasi, 18 tahun, bisa diselesaikan ini. Alhamdulillah, berkat Sri Anwar Ibrahim yang bekerja cepat dibantu para menteri," kata Jokowi usai bertemu Anwar Ibrahim di Kompleks Seri Perdana, Malaysia, Kamis (8/6).

Jokowi berharap negosiasi wilayah perbatasan lainnya, termasuk perbatasan di darat hingga di Pulau Sebatik, bisa segera diselesaikan. "Mumpung Perdana Menterinya masih Datuk Sri Anwar Ibrahim, dan di Indonesia presidennya masih Jokowi," kelakar Jokowi disambut tawa.

Selain itu, Jokowi juga menyambut baik MoU border crossing agreement, border trade agreement, hingga sertifikasi halal dan kerja sama promosi investasi. "Kemudian yang kedua, mengenai perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI), saya sangat menghargai sekali komitmen Datuk Sri Anwar Ibrahim untuk memperkuat perlindungan PMI dan juga penegakan hukum yang adil bagi para pekerja Indonesia," lanjut Jokowi.

Untuk menyelesaikan sejumlah masalah PMI, kata Jokowi, ia dan Anwar sepakat untuk membentuk mekanisme khusus bilateral. Ia juga mendorong agar community learning center di Semenanjung bisa segera terwujud. "Juga WNI yang ada di depo-depo imigrasi bisa segera dipulangkan, serta one channel system harus dioptimalkan," ucapnya.

Terakhir, Jokowi juga membahas soal kolaborasi melawan diskriminasi kelapa sawit dan komoditas lainnya. Ia menilai joint mission Indonesia-Malaysia ke Brussel dan kerja sama serupa harus diperkuat. "Jangan sampai komoditas-komoditas yang dihasilkan oleh Malaysia, oleh Indonesia, didiskriminasi di negara lain," tutupnya. (tribun network/fik/dod)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved