Berita Flores Timur
Keluarga di Adonara Minta Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana
Air mata belum kering dan luka batin belum sembuh, kini muncul kabar bahwa pihak Polres Bima hanya menerapkan pasal penganiayaan
Informasi yang dihimpun, pemuda yang dikenal tak suka mencari masalah itu dikeroyok hingga terjun dari atas jembatan gantung Sungai Padolo, Kota Bima.
Mayatnya pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengambil air untuk menyiram tanaman. Saat itu, polisi turun ke TKP dan menemukan luka robek serius pada kepala korban.
Jenazahnya sudah disemayamkan di rumah duka Desa Kebotan beberapa hari lalu. Ia didatangkan dengan cargo pesawat yang transit dari Jakarta menuju Kupang, kemudian diterbangkan menuju Maumere, Kabupaten Sikka. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Suasana-di-Rumah-duka-Desa-Kenotan-Kecamatan-Adonara-Tengah-Kabupaten-Flores-Timur.jpg)