NTT Memilih

NTT Memilih, Tiga Jurnalis Ende Jadi Bakal Calon Anggota Legislatif dari Partai Golkar

12 tahun banyak persoalan yang kita rasakan bahkan terlibat aktif kita suarakan namun belum mencukupi membantu masyarakat

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
FOTO BERSAMA - Ketua DPD II Golkar Kabupaten Ende Herman Yosef Wadhi saat foto bersama tiga bacalegnya dari kalangan jurnalis di Kantor KPUD Ende, Sabtu 13 Mei 2023.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - DPD II Partai Golkar Kabupaten Ende mendaftarkan 30 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Kantor KPUD Ende, Sabtu 13 Mei 2023.

Dari 30 bacaleg yang ada, tiga orang lainnya berasal dari kalangan jurnalis. Mereka adalah Blasius A. Rinda, Ryan Laka, dan Agustinus Tetiro.

Kepada wartawan, Blasius A. Rinda atau yang sering disapa Jholan Rinda itu membeberkan alasan maju dalam konstelasi pemilihan legislatif tahun 2024 mendatang.

Ia mengatakan, selama 12 tahun menjadi seorang jurnalis, dirinya telah terlibat langsung untuk menyuarakan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

Baca juga: NTT Memilih, PAN NTT Siap Dua Dapil Khusus Perempuan

Namun, upaya untuk menyuarakan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat belum cukup membantu karena adanya keterbatasan untuk mengakses kebijakan politik di pemerintahan.

"Tentu saya mempunyai alasan tersendiri terjun dalam dunia politik. Berdasarkan pengalaman sebagai jurnalis kurang lebih 12 tahun banyak persoalan yang kita rasakan bahkan terlibat aktif kita suarakan namun belum mencukupi membantu masyarakat," ujarnya.

Menurut Jholan, dengan menjadi anggota DPRD, maka sudah saatnya membantu lebih kepada masyarakat guna memperjuangkan permasalahan mereka melalui tupoksi DPRD itu sendiri.

Sementara itu, Jurnalis Senior Agustinus Tetiro mengatakan, dirinya maju menjadi bacaleg melalui Partai Golkar karena partai tersebut inklusif dan sedang melakukan transformasi kreatif di berbagai lini.

Terutama, partai berlambang pohon beringin itu sedang membuka pintu yang seluas-luasnya bagi kaum muda generasi milenial, intelektual dan yang berintegritas untuk menjadi wakil rakyat.

"Golkar sedang bertransformasi menjadi partai modern dan kontemporer, yang menomorsatukan politik gagasan dan tidak ada pengkultusan pribadi di dalamnya. Ini menjadi alasan utama saya memilih Golkar," ujar Gusti, sapaan Agustinus.

Baca juga: NTT Memilih, DPD PSI Timor Tengah Utara Siap Beri Kejutan dalam Kontestasi Pileg 2024

Menurut Gusti, niat untuk menjadi caleg di Ende, khususnya dapil 4, karena Gusti ingin mengisi beberapa kriteria Partai Golkar masa kini, yaitu generasi muda, intelektual, dan kemampuan memimpin yang mumpuni.

Hal itu beralasan, karena Gusti representasi dari kaum muda, dikenal luas sebagai intelektual muda NTT, dan telah lama berjejaring di level lokal kabupaten, provinsi hingga nasional.

Gusti mengatakan, menjadi caleg adalah peluang untuk memperkenalkan diri kepada publik, dan pada gilirannya kalau terpilih, berkehendak besar untuk melakukan pendidikan politik secara berkelanjutan.

"Saya masuk Golkar melalui pintu Golkar Institute, yang merupakan lembaga akademik Golkar dalam menciptakan generasi muda Golkar pemimpin masa depan. Dengan jaringan Golkar Institute, saya mungkin bisa berbuat banyak untuk Ende dan NTT.  Saya harap hal ini bisa dilihat secara positif," ungkap Gusti.

Gusti berharap, makin banyak orang muda dan masyarakat luas Ende menjadi pemilih yang cerdas dan bijak dengan cara menagih para caleg untuk terbuka terhadap setiap pertanyaan kritis dan kerinduan warga terhadap wakil rakyat yang berkualitas secara moral dan intelektual.

"Mari kita melawan semua politik kotor dan mulai membangun politik yang sehat. Golkar bisa menjadi contoh untuk semua niat baik ini," pungkas Gusti.

Ketua DPD II Partai Golkar Ende, Herman Yosef Wadhi mengatakan, komposisi bacaleg dari Partai Golkar pada pemilu kali ini menampilkan warna baru jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

Baca juga: NTT Memilih, Juru Bicara KPU NTT Yosafat Koli  Himbau Agar Tidak Mendaftar di Jam Kritis

Sebab, hampir di semua daerah pemilihan (dapil), DPD II Partai Golkar menampilkan kader milenial untuk menjadi bacaleg.

"Bahkan ada yang berusia 23 tahun, dan 33 tahun. Rata-rata mereka selama ini sudah berada bersama dengan kami di Partai Golkar," ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Ende itu mengatakan, dengan menampilkan wajah baru dalam konstelasi politik 2024, maka pihaknya optimis bisa meraih empat hingga enam kursi di DPRD Kabupaten Ende. (tom)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved