KKB Papua

Pangdam Saleh Mustara Meradang: TNI Segera Rebut Kembali Senjata dari Tangan KKB Papua

Pangdam XVII/Cenderawasih, Muhammad Saleh Mustafa mengatakan, TNI akan segera merebut kembali senjata-senjata api dari tangan KKB Papua.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/kolase foto
REBUT KEMBALI - Pangdam XVII/Cenderawasih akan merebut kembali senjata api yang dirampas oleh KKB Papua dalam insiden di Distrik Mugi-Mam Papua, Sabtu 15 April 2023. "Ini senjata lawan senjata," kata Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Selasa 9 Mei 2023. 

Pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu hingga kini belum dibebaskan oleh kelompok Egianus Kogoya. Bahkan untuk menemukannya pun sunggul sulit.

Pasalnya pilot berkebangsaan Australia itu selalu dibawa ke mana pun Egianus Kogoya bergerak. AKibatnya, sampai sekarang keberadaan pilot itu sulit terdeteksi.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, dalam kasus penyanderaan itu, Egianus Kogoya sempat meminta tebusan berupa uang dan senjata api.

Namun permintaan itu tak direspon sampai sekarang. Kemudian Egianus Kogoya juga sempat berada di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, pada akhir Februari 2023.

Di daerah ini, Egianus diduga membunuh anak seorang anak kepala kampung yang masih berusia 6 hingga 8 tahun. Pasalnya, ayah korban tidak mau memberi bahan makanan yang diminta oleh Egianus.

Baca juga: Kapolda Papua: Bukan Hanya Kepala Distrik Kenyam yang Biayai KKB Papua, Ada juga Pejabat Lain

Pada 15 April 2023, KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya menyerang pasukan TNI di Distrik Mugi. Dalam peristiwa itu, lima prajurit gugur dan beberapa lainnya terluka.

Sejumlah senjata api pun dirampas oleh KKB Papua. Atas perampasan senjata itu, Pangdam XVII/Cenderawasih pun kini berupaya merebutnya kembali dari tangan KKB Papua. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved