Rabu, 22 April 2026

Berita Sikka

Camat Alok Timur Sikka Keluarkan Himbauan Waspada Penyebaran Virus Rabies

Surat himbauan Camat Nikolaus tersebut ditujukan kepada para Lurah dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Alok Timur. 

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO- NIKOLAUS EMANUEL
Camat Alok Timur Kabupaten Sikka Nikolaus Emanuel, S.Sos 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Camat Alok Timur, Nikolaus Emanuel, S.Sos mengeluarkan surat himbauan dalam rangka mengatasi penyebaran virus rabies di wilayah Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Surat himbauan dikeluarkan oleh Camat Alok Timur Nikolaus Emanuel dengan Nomor : KCAT.524.3/ 132/V/2023 , perihal: kewaspadaan terhadap penyebar penyebaran virus rabies, Rabu 10 Mei 2023.

Surat himbauan Camat Nikolaus tersebut ditujukan kepada para Lurah dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Alok Timur

Himbauan Camat Nikolaus ini merupakan tindaklanjut dari hasil rapat koordinasi pengendalian rabies bersama Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos.M.Si, Sekda Kabupaten Sikka, Adrianus F. Parera, SE.,M.Si, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, dan para Camat se- Kabupaten Sikka, Selasa, 9 Mei 2023.

Baca juga: Pimpin Rapat Paripurna, Ketua DPRD Sikka Apresiasi Bupati Robi Idong

Dalam suratnya Camat Nikolaus menegaskan terkait penaganan kasus rabies di Kabupaten Sikka dan sebagai tindakan pencegahan menularanya kasus gigitan hewan penularan rabies.

Camat Alok Timur, Nikolaus Emanuel, S.Sos, menegaskan, Untuk mencegah meluasnya penyebaran virus rabies maka setiap warga masyarakat yang memiliki hewan panduan rabies perlu membatasi pergerakan HPR khususnya anjing dengan cara, mengikat dan atau mengkandangkan hewan peliharaannya, juga tidak membawa masuk atau keluar anjing antar desa, kecamatan atau kabupaten.

Sebagian besar korban gigitan adalah anak-anak maka perlu mengedukasi mereka agar tidak mengganggu anjing, makan dekat anjing atau berlari ke arah anjing.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Rob dan Gelombang Tinggi Tutup Ruas Jalan Trans Utara Flores Sikka

Apabila ada warga yang digigit anjing, segera mencuci luka bekas gigitan dengan sabun di air mengalir selama 15 menit dan segera membawa korban gigitan ke puskesmas terdekat.

Selain itu, ia menghimbau kepada para Lurah kepala desa untuk mendata kembali populasi hewan penularan rabies yang ada di wilayah kerja masing-masing sesuai dengan update data per 1 Mei 2023 dan disampaikan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Sikka untuk perencanaan pengadaan vaksin. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved