Pilpres 2024
Surya Paloh Percaya Anies Baswedan Bisa Pilih Cawapres Terbaik Untuk Pilpres 2024
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh percaya Anies Baswedan bisa pilih secara tepat calon wakil presiden atau cawapres untuk Pilpres 2024 mendatang.
POS-KUPANG.COM - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh sangat percaya kalau Anies Baswedan bisa memilih secara tepat calon wakil presiden atau cawapres yang akan mendampinginya pada Pilpres 2024 mendatang.
Surya Paloh mengatakan hal tersebut, dalam acara wawancara eksklusif di KOMPAS TV, Senin 8 Mei 2023. Dalam wawancara tersebut, Surya Paloh secara diplomatis menanggapi semua pertanyaan dengan baik.
Dia mengungkapkan semua itu, pasca Tim Delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) menyodorkan lima nama kepada Anies Baswedan untuk dipilih sebagai pendamping pada Pilpres 2024 mendatang.
Jika Anies Baswedan sudah memilih nama cawapres, maka pengumuman nama tersebut akan dilakukan pada Juli 2024 mendatang.
Sesuai agenda Koalisi Perubahan untuk Persatuan, pengumuman nama cawapres itu dilakukan empat bulan sebelum pendaftaran capres dan cawapres di KPU. Pendaftaran calon sendiri akan dilaksanakan pada Oktober 2023.
Surya Paloh menjelaskan, sejak awal Nasdem telah memberikan hak istimewa kepada Anies Baswedan untuk memilih siapa pasangan yang akan mendampinginya di pemerintahan nanti.
Hak itu, kata Surya Paloh, diberikan sepenuhnya kepada Anies, meski partai telah merekomendasikan beberapa nama kandidat yang bisa dipilih sebagai cawapres.
Nasdem tidak akan memaksakan Anies untuk memilih figur tertentu. Sebab partai sudah menyerahkan kewenangan itu sepenuhnya kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Kalau ditanya (siap nama cawapres) sejujurnya saya tidak tahu (cawapres pilihan Anies). Kita yakin calon presiden kita tentu memahami itu," ujar Surya Paloh.
Dikatakannya, Nasdem memiliki pandangan, bahwa seorang pemimpin, tidak harus datang dari internal partai. Jika ada putra terbaik bangsa, maka tokoh itulah yang akan dipilih.
Langkah itu diambil bukan berarti karena Nasdem tidak mendidik kadernya menjadi pemimpin. Tapi yang dilakukan adalah Nasdem tidak ingin mengkotak-kotakkan potensi terbaik milik bangsa ini.
"Pemahaman dan pemikiran Nasdem, dia tidak lagi terkotakkan, terpisahkan oleh apakah calon ini dari internal atau dari eksternal. Sekarang sudah ada metodologi aspek pendekatan yang menurut saya nilai saintifik-nya bisa dipertangungjawabkan," ujar Surya.
Untuk diketahui, Partai Keadilan Sejahtera atau PKS menyodorkan nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau biasa disapa Aher, sebagai kandidat cawapres untuk Anies Baswedan.
Sedangkan Partai Demokrat, mengusung Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY, sebagai cawapres pendamping Anies Baswedan.
Partai Demokrat juga menyatakan tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan untuk menentukan sendiri pasangannya pada Pilpres 2024 mendatang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.