Renungan Harian Katolik
Tata Cara Ibadat Sabda Katolik Minggu 7 Mei 2023, Lengkap Doa, Bacaan dan Renungan Harian Katolik
Berikut disediakan teks tata cara ibadat sabda Katolik untuk hari Minggu 7 Mei 2023, lengkap dengan doa, bacaan dan Renungan Harian Katolik.
POS-KUPANG.COM - Berikut disediakan teks tata cara ibadat sabda Katolik untuk hari Minggu 7 Mei 2023, lengkap dengan doa, bacaan dan Renungan Harian Katolik.
Tata cara Ibadat Sabda ini disiapkan oleh RP. Petrus Cristologus Dhogo SVD dari Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero Maumere, untuk umat yang tidak berkesempatan mengikuti misa yang dipimpin oleh seorang imam.
Ibadat Sabda bisa dipimpin oleh diakon, katekis ataupun umat awam biasa yang dinilai bisa memimpin umat dalam dalam doa dan ibadat.
IBADAH SABDA HARI MINGGU V PASKAH MINGGU, 7 MEI 2023
Para Petugas Liturgi berkumpul di sakristi. Untuk bacaan, siapkan
Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian. Sedapat
mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi
dimatikan.
Ketika memulai, Pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”,
dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”.
Kemudian dinyanyikan lagu pembuka untuk masa Paskah.
01. TANDA SALIB DAN SALAM
P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih
Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
02. KATA PEMBUKA
P : Hari ini kita merayakan Minggu Kelima dalam Masa
Paskah. Bacaan-bacaan suci mengajak kita
sekalian untuk percaya dan setia kepada Allah.
Dalam bacaan pertama, para rasul merasa perlu
mengangkat orang lain untuk melayani orang miskin
yang terwakili oleh sosok para janda. Akhirnya
terpilihlah tujuh diakon untuk membantu para janda
sehingga para rasul dapat berkonsentrasi penuh
dalam doa dan pelayanan lainnya.
Dalam bacaan kedua, kita akan mendengarkan
ajakan Rasul Petrus agar kita mempercayakan diri
kita kepada Tuhan. Ia adalah batu penjuru, yang
menentukan bangunan rumah hati kita. Rumah
batin kita akan kuat jika kita memilih Yesus sebagai
batu penjurunya. Kita jadikan Sabda-Nya sebagai
pegangan hidup kita, yang mengkokohkan temboktembok rumah hati kita.
Selanjutnya dalam Injil, kita akan mendengarkan
permintaan Yesus agar para murid tidak perlu
khawatir dengan hidup mereka di dunia ini. Mereka
memang harus berjuang tetapi kedekatan mereka
dengan Tuhan Yesus akan menghantar mereka
kepada keselamatan, sebab Yesus telah menjanjikan tempat mereka di surga. Semoga kita dekat
dengan Tuhan agar kita pun layak untuk menduduki tempat kita di surga kelak. (hening sejenak)
03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN
P : Saudara-saudari, marilah menyesali dan mengakui
segala dosa, serta memohon ampun atas segala
kekurangan kita supaya pantas bertemu Tuhan dan
layak merayakan Sabda penyelamatan-Nya.
U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan
kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa,
dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan
dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya
sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon
kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat
dan orang kudus dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yesus-dan-murid-muridnya-0607.jpg)