Minggu, 26 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 30 April 2023, Akulah Pintu

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Minggu 30 April 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Minggu 30 April 2023 dengan judul Akulah Pintu. 

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Peristiwa Pentakosta yang digambarkan dalam Kisah Para Rasul menjadi tonggak sejarah perkembangan Gereja yang luar biasa.

Para Rasul menjadi orang-orang pilihan Tuhan yang memberi kesaksian tentang Yesus Kristus dan ajaran mereka diterima lalu jemaat itu menjadi sebuah persekutuan Gereja yang dari waktu ke waktu semakin banyak jumlah orang yang percaya kepada Yesus.

Semua itu terjadi karena kekuatan Roh Kudus yang telah dianugerahkan Tuhan kepada para rasul saat mereka bersaksi tentang Yesus.

Dengan kekuatan Roh Kudus itulah mereka diberi banyak anugerah dan karunia untuk menjalankan misi Kristus.

Para rasul itu adalah semua orang yang menjadi orang-orang pilihan Tuhan untuk bersaksi tentang Dia.

Semua pengikut Kristus juga menjadi orang-orang pilihan Tuhan untuk bersaksi tentang Tuhan karena semua kita oleh pembaptisan diberi banyak karunia sesuai kemampuan masing-masing kita untuk menjalankan misi Kristus di tengah-tengah dunia.

Semua kita sudah dikaruniai Roh Kudus saat pembaptisan itu maka tak ada cerita lain selain kita harus memberi kesaksian tentang Tuhan lewat cara hidup kita masing-masing dan di tempat kita berkarya setiap hari.

Dan semua yang percaya dan bersaksi tentang Dia disebutkan Yesus sebagai domba-domba yang telah masuk ke dalam satu kawanan dengan satu gembala sekaligus menjadi pintu kepada domba-domba itu.

Yesus menyebut diriNya sebagai Pintu artinya semua orang yang masuk melalui pintu dengan menggunakan namaNya adalah termasuk dalam kawananNya.

Jika tidak masuk melalui pintu artinya orang berada di luar kawanan itu.

Kita semua sudah menyebut diri sebagai orang yang dibaptis dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, maka kita sudah menerima berkat karunia Tuhan itu sendiri karena itu harus siap memberi kesaksian tentang Dia.

Menjadi persoalan sekarang bahwa semua kita yang sudah menerima berkat Tuhan dan sudah menjadi satu kawanan dan satu gembala itu tidak berlaku sesuai status itu.

Kita seharusnya memberi kesaksian tentang kita sebagai pengikut Yesus dalam seluruh pola hidup kita yang mencerminkan bahwa kita adalah benar-benar pengikutNya.

Namun pada kenyataan, tidak semua kita berlaku sesuai status kita sebagai pengikut Kristus. Karena walaupun sudah ada dalam satu kawanan itu, kita masih sempat juga “panjat tembok” keluar dari kawanan itu dan meninggalkan Yesus sang gembala itu dan masuk keluar tidak melalui “Pintu” Yesus.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 28 April 2023, Sabda yang Mendarahdaging

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved