Berita Sabu Raijua
Atasi Krisis Air di Kabupaten Sabu Raijua, Masyarakat Desa Pedarro Inovasikan Sumur Resapan
Ia mengaku membuat sumur resapan untuk mengatasi krisis air di Kabupaten Sabu Raijua akibat curah hujan yang rendah di wilayah itu.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe
POS-KUPANG.COM, SABU RAIJUA - Titus Djoro Ully, salah satu masyarakat di Desa Pedarro, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua membuat inovasi sumur resapan.
Menurut Titus, inovasi yang dilakukan diperolehnya dari salah satu lembaga pemberdayaan masyarakat atau LSM. Ia mengaku membuat sumur resapan untuk mengatasi krisis air di Kabupaten Sabu Raijua akibat curah hujan yang rendah di wilayah itu.
”sumur resapan ini memanfaatkan paralon untuk mengalirkan air ke bak penampungan kecil yang selanjutnya diteruskan ke sumur resapan yang disediakan, inovasi ini saya pelajari melalui salah satu LSM,” ucap Titus.
Titus juga menyampaikan bahwa kualitas air melalui sumur resapan tersebut layaknya air dari sumur yang digali.
”Untuk airnya sama seperti air dari sumur, karena pada bagian bawah sumur kita gunakan pasir sehingga air hujan tersebut tidak akan licin tetapi seperti air yang biasa,” jelas Titus.
Baca juga: Terkait TPP, THR dan Gaji 13, Ini Penjelasan Kadis DPKKO Sabu Raijua
Titus juga menyampaikan sumur serapan tersebut dapat membantu kebutuhan air keluarganya hingga tiga bulan.
”Dengan menggunakan sumur serapan ini biasanya kalo sudah masuk musim kering, persediaan air yang ada bisa sampai tiga bulan,” ucap Titus.
Titus berharap inovasinya tersebut dapat menjadi salah satu program pemerintah untuk mengatasi kesulitan air di Kabupaten Sabu Raijua.
”Harapan saya semoga inovasi yang saya buat ini dapat menjadi program pemerintah baik desa maupun kabupaten karena saya sendiri sudah merasakan manfaatnya sendiri,” harap Titus.
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Sekolah Kristen Permata Nusantara Sabu Raijua Gelar Lomba Mewarnai
Ruben Kale Dipa salah tokoh masyarakat Kabupaten Sabu Raijua berharap inovasi tersebut dapat menjadi salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat.
“Sebagai tokoh masyarakat Kabupaten Sabu Raijua, inovasi yang dilakukan oleh pak Titus tersebut merupakan salah satu inovasi yang sangat baik terutama untuk membantu masyarakat yang kesulitan air khususnya area Mesara.
Untuk kita saya berharap pemerintah dapat menjadikan inovasi tersebut menjadi salah satu terobosan baru untuk mengatasi kebutuhan masyarakat untuk air bersih, baik melalui desa maupun Pemerintah Daerah Sabu Raijua,” harap Ruben.
Kepala Desa Pedarro Yan Quarius Bunga, merespon baik inovasi yang dilakukan oleh salah satu masyarakatnya tersebut.
”Untuk sumur resapan tersebut saya pikir itu hal yang sangat baik, tetapi untuk saat ini kita tidak dapat terapkan keseluruh masyarakat lantaran sumur resapan tersebut hanya bisa digunakan oleh masyarakat yang rumahnya beratapkan seng.
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Sembako di Sabu Raijua Melonjak
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.