Berita Nasional

Polisi Dalami Motif Ayah Rampok Anak Tiri di Palembang, Sempat Aniaya Dengan Batu Cobek

Aparat kepolisian dari Polrestabes Palembang terus mendalami motif di balik aksi perampokan di Kawasan Sako, Kota Palembang.

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi - Polisi dalami motif ayah rampok anak tiri di Palembang. Sebelum merampok, palaku sempat menganiaya anaknya dengan batu cobek. 

POS-KUPANG.COM, PALEMBANG - Aparat kepolisian dari Polrestabes Palembang terus mendalami motif di balik aksi perampokan di Kawasan Sako, Kota Palembang.

Aksi perampokan tak lazim itu terjadi pada Selasa 11 April 2023 lalu sekira pukul 09.00 WIB.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah menegatakan MA (41), seorang pria tega menganiaya dan merampok anak tiri sendiri bernama Zaza (25).

Perampokan terjadi di rumah Zaza di kawasan Sako, Palembang, Sumatera Selatan.

AKBP Haris Dinzah mengarakan, sebelum merampok, MA menghajar Zaza dengan batu cobek hingga membuat kepala korban terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku juga menggasak barang milik korban berupa satu unit mobil Honda HRV, emas 40 gram, jam merk Gucci, gelang LV, iPhone 14 Promax serta iPhone 14 Pro.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas menangkap MA (41). “Pelaku sekarang masih kami periksa,” kata Haris, Senin (24/4/2023).

Pelaku MA diketahui datang ke rumah Zaza ketika korban sedang tertidur di rumah sendirian. Pria tersebut kemudian mematikan listrik sehingga rumah menjadi gelap.

Tak ingin aksinya ketahuan, MA pun memukul kepala Zaza yang sedang tidur menggunakan batu cobek. Akibatnya, korban yang dalam keadaan terluka tak bisa berbuat apa-apa.

Baca juga: Sepekan Chek In di Hotel Batam, Perempuan Kakak Beradik Ditemukan Tewas Mengenaskan

“Setelah itu pelaku menguras barang berharga milik korban termasuk mobil,” ujarnya.

Zaza yang masih lemas berhasil menyelamatkan diri setelah menendang pintu rumah. Ia pun lalu keluar dan meminta pertolongan warga hingga akhirnya polisi datang ke lokasi kejadian.

Dari keterangan korban, ia melihat wajah pelaku yang ternyata ayah tirinya sendiri. Dari keterangan itu petugas langsung melakukan pendalaman dan menangkap pelaku.

“Motifnya sejauh ini untuk menguasai harta korban, tapi akan didalami lagi,” jelasnya. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved