Berita Kota Kupang
Kota Kupang Gelar HUT Pada Peringatan Hardiknas 2023
Kota Kupang akan menggelar perayaan hari ulang tahun atau HUT ke 27 pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di tanggal 2 Mei 2023.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kota Kupang akan menggelar perayaan hari ulang tahun atau HUT ke- 27 Kota Kupang pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di tanggal 2 Mei 2023.
Rencana itu menyusul cuti bersama idul Fitri yang berlangsung hingga akhir April 2023. Sebenarnya peringatan HUT otonomi daerah (Otda) Kota Kupang diperingati tiap tanggal 25 April.
Adapun ada beberapa kegiatan yang digelar dalam acara itu, selain upacara peringatan. Sejumlah rangkaian untuk memeriahkan HUT ini telah dan sedang dilakukan.
Asisten I Setda Kota Kupang, Jeffry Pelt mengatakan, pada tanggal 2 Mei nanti juga akan ada beberapa kegiatan, diantaranya penyerahan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Kota Kupang, penyerahan bantuan bagi rumah ibadah dan pengumuman dan penyerahan hadiah untuk lomba kebersihan rumah ibadah.
Baca juga: Dua Warga Fatufeto Terima Rumah Bertepatan HUT Kota Kupang
"Ada pun beberapa kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kota Kupang, di antaranya ayam laga, ada juga berbagai rangkaian acara baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan," katanya, Kamis 20 April 2023.
Jeffry Pelt menjelaskan, Pemkot Kupang juga sudah menginstruksikan untuk pemasangan umbul-umbul dan ucapan selamat hut kota, yang dipasang oleh berbagai instansi dan perusahaan, toko dan lainnya.
Tema HUT Ke-27 Kota Kupang, Terwujudnya pembangunan Kota Kupang yang akuntabel serta berwawasan lingkungan dan sub tema, Dalam semangat Hut Kota Kupang ke-137 dan daerah Kota Kupang sebagai daerah otonom ke-27, wujudkan Kota Kupang yang bersih dan bebas sampah dengan pelayanan yang regulatif dan akuntabel demi kesejahteraan bersama.
"Dalam upacara memperingati HUT Kota Kupang, maka akan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Kupang, dari OPD, kelurahan dan kecamatan, perusahaan daerah, yang diutus perwakilan masing-masing, karena tidak semuanya hadir, yang lain akan mengikuti melalui youtube dan semua anggota DPRD Kota Kupang," katanya.
Baca juga: Ribuan Penari Akan Meriahkan HUT ke-27 Otda Kota Kupang
Jeffry Pelt menjelaskan, ada tiga hal penting yang tetap digiatkan, yaitu kebersihan, urban farming untuk mengendalikan inflasi di Kota Kupang serta stunting di Kota Kupang.
"Jadi isu stunting, kebersihan dan inflasi, kita sangat fokus untuk menyelesaikan masalah ini," jelasnya.
Dia mengatakan, pemerintah sangat fokus untuk memperlihatkan ekonomi masyarakat memberikan ruang untuk para pelaku UMKM agar terus bertumbuh. Salah satu upaya yang dilakukan dengan dibukanya wisata kuliner Jalan Palapa.
Ke depannya, pemerintah juga akan menggandeng perbankan dan pelaku usaha lain untuk menggeliatkan ekonomi di beberapa taman yang dimiliki di Kota Kupang.
Ditempat sebelumnya, ribuan penari akan memeriahkan hari ulang tahun atau HUT Otda Kota Kupang ke 27.
Otda Kota Kupang sendiri biasanya digelar tiap tanggal 25 April. Kali ini, perayaan akan dilaksanakan tanggal 28 April 2023 di halaman rumah jabatan Gubernur NTT.
Adapun penari itu merupakan pelajar SD dan SMP Kota Kupang. Partisipasi peserta ini disebut akan membuat catatan Museum Rekor Indonesia (MURI). Setidaknya ada 2.770 pelajar dari tingkat SD dan SMP di Kota Kupang akan memperagakan Tarian Lufut.
Tarian Lufut berasal dari Pulau Timor. Tarian ini menggambarkan semangat gotong royong antar sesama.
Baca juga: Dinas Dikbud Kota Kupang Dapat Dana Spesifik Grand Rp 40 Miliar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan, para pelajar akan melakukan tarian dalam dua formasi yang terdiri 2.727.
Angka itu untuk memperingati ulang tahun Kota Kupang yang ke 27 dan memperingati Hari Ulang Tahun Bank Indonesia.
"Tarian Lufut yang berasal dari Timor itu yang dipilih oleh MURI," sebutnya diwawancarai, Kamis 21 April 2023 lalu.
Dia mengatakan, ada beberapa jenis tarian yang disodorkan ke MURI. Namun, tarian Lufut dipilih karena memang belum pernah ditampilkan.
Ia menambahkan, tarian Lufut memiliki arti kebersamaan. Dia berharap dengan tarian yang dibawakan oleh para pelajar pada peringatan HUT Kota Kupang bisa menjadi semangat kebersamaan membangun Kota Kupang.
Menurut dia, tarian Lufut adalah sebuah tarian yang mengisahkan kebersamaan dan simbol gotong royong di masyarakat Timor.
Kebersamaan dan bergotong royong masyarakat Timor pada zaman dahulu dilakukan hampir pada setiap pekerjaan, seperti membuka ladang baru dan membangun rumah atau dalam proses merontok padi yang baru saja dipanen dengan menggunakan kaki untuk melepaskan bulir-bulir padi digunakan kaki secara bersama-sama.
"Sedangkan dalam membangun rumah, tanah yang baru saja ditimbun akan diinjak serta diratakan dengan kaki secara bersama-sama hingga tanah menjadi padat dan kokoh," sambungnya.
Dumul menerangkan, persiapan untuk agenda itu terus dilakukan. Ia mencatat sudah lebih dari 8 persen kesiapan peserta untuk menampilkan tarian itu. Dengan begitu, Dumul juga berharap agar semua yang direncanakan bisa berjalan lancar.
Diketahui HUT Otda Kota Kupang sejalan dengan pembentukan dan pengesahan Kota Madya daerah tingkat II pada 25 April 1996 lalu. Jika berkaca dari keberadaan Kota Kupang, maka usianya sudah mencapai 139 tahun. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.