KKB Papua

KKB Papua - Jelek Walker Beraksi di Puncak Jaya, Kapolda Mathius D Fakhiri Minta Warga Waspada

Jelek Walker dan Numbuk Telenggen beraksi lagi di Puncak Jaya. Kedua pimpinan KKB Papua itu membakar rumah guru dan menembak kodim persiapan di situ.

|
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
WASPADA - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengimbau semua pihak untuk waspada terutama ketika beraktivitas di luar rumah. Sikap ini penting karena belakangan ini eskalasi serangan yang dilakukan KKB semakin meningkat. 

POS-KUPANG.COM - Jelek Walker dan Numbuk Telenggen beraksi lagi di Kabupaten Puncak Jaya. Kedua pimpinan KKB Papua itu membakar rumah guru dan menembak kodim persiapan di daerah itu.

Insiden yang dilancarkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut disampaikan oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Rabu 29 Maret 2023.

Dikatakannya, aksi KKB Papua itu terjadi di Kawasan Gome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Berdasarkan laporan yang diterima, lanjut Kapolda Papua, KKB menembaki Kodim Persiapan di Distrik Gome, Selasa 28 Maret 2023.

Baca juga: KKB Papua - Anak Buah Numbuk Telenggen Tembak Markas TNI Lalu Bakar Rumah Guru, Kapolda Meradang

Seusai melepaskan serentetan tembakan, kelompok separatis tersebut kemukdian membakar rumah seorang guru.

Dalam aksi yang dilakukan secara mendadak tersebut, kata Kapolda Fakhiri, tak ada korban jiwa. Yang ada hanya korban material.

"Tidak ada korban jiwa dalam aksi yang dipimpin Jelek Waker dan Numbuk Telenggen itu," kata Mathius D Fakhiri di Jayapura, sebagaimana dikutip Pos-Kupang.Com dari TribunPapua.Com yang melansirnya dari Antara, Rabu 29 Maret 2023.

Meski demikian, Fakhiri mengimbau warga Papua agar selalu waspada. Pasalnya, semakin marak aksi kekerasan yang dilakukan KKB di wilayah Papua Tengah.
Masyarakat yang berdomisili di daerah rawan, misalnya diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan terutama ketika beraktivitas di luar rumah.

"Bagi warga yang berprofesi sebagai tukang ojek, agar waspada dan jangan tergiur ongkos yang ditawarkan untuk mengantar ke wilayah yang rawan," ujar Fakhiri.

Kapolda juga mengimbau anggotanya agar tak mudah terpancing dengan aksi-aksi penembakan yang dilakukan KKB.

Pada beberapa kasus, contohnya, KKB sengaja melancarkan serangkaian aksi hanya untuk memancing anggota agar keluar dari markas pertahanan.

Ketika pancingan itu direspon TNI Polri demi menjaga ketentraman masyarakat, justeru hal itulah yang kerap menimbulkan korban jiwa.

"Makanya, saspada dan selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak sebelum mengambil tindakan yang akhirnya berdampak pada kehilangan anggota dan senjata serta amunisi," pesan Fakhiri.

Untuk diketahui, akhir-akhir ini eskalasi serangan KKB sepertinya meningkat dari waktu ke waktu.

Kasus terakhir terjadi di Puncak jaya, ketika aparat TNI Polri sedang mengamankan jalannya Sholat Tarawih di Masjid Al Amalia, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu 25 Maret 2023.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved