Piala Dunia U20

Argentina Resmi Ajukan Tawaran untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 Menggantikan Indonesia

Argentina telah mengajukan tawaran resmi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun ini sebagai pengganti Indonesia

Editor: Agustinus Sape
Fabrice Coffrini/Agence France-Presse/nytimes.com
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan bahwa Argentina secara resmi telah mengajukan tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, menggantikan Indonesia yang haknya telah dicabut karena menolak keikutsertaan Timnas U20 Israel. 

POS-KUPANG.COM - Argentina telah mengajukan tawaran resmi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun ini sebagai pengganti Indonesia, yang haknya untuk menggelar turnamen itu dicabut, kata presiden FIFA Gianni Infantino, Kamis 30 Maret 2023.

Argentina adalah satu-satunya negara yang mengajukan penawaran resmi. Biro FIFA akan memutuskan apakah akan menerima proposal tersebut dalam dua atau tiga hari dengan turnamen yang dijadwalkan akan dimulai pada 20 Mei 2023, di mana dia akan ambil bagian dalam Kongres Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) pada hari Jumat 31 Maret 2023.

“Ada negara lain yang juga telah mengumumkan minatnya, tetapi sebagai pencalonan, dengan jaminan pemerintah dan perincian lainnya, Argentina adalah yang pertama dan kami akan membuat keputusan dalam dua atau tiga hari,” tambahnya.

FIFA mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah acara tersebut setelah federasi sepak bola negara (PSSI) mengatakan telah membatalkan pengundian karena gubernur pulau Bali menolak menjadi tuan rumah tim Israel.

FIFA, badan pengatur sepak bola global, mengumumkan keputusan tersebut pada hari Rabu, mengatakan Indonesia telah dihapus sebagai tuan rumah “karena keadaan saat ini,” tanpa memberikan klarifikasi lebih lanjut. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) juga dapat menghadapi hukuman lebih lanjut.

Baca juga: Jelang Piala Dunia U20, Ganjar Minta Warganet tidak Menyerang Istri dan Anaknya di Dunia Maya

Turnamen ini akan dimulai 20 Mei, dengan 24 tim dari seluruh dunia berpartisipasi. Israel lolos untuk pertama kalinya setelah mencapai semifinal di Kejuaraan Eropa U-19.

Pengundian turnamen U-20 yang semula dijadwalkan berlangsung Jumat di Bali, dibatalkan setelah Bali juga keberatan dengan kehadiran Israel di turnamen tersebut.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan negaranya telah setuju untuk menjadi tuan rumah sebelum mengetahui Israel akan bermain. Lusinan memprotes penyertaan Israel di ibu kota Indonesia pada hari Senin.

Indonesia, negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan mendukung perjuangan Palestina.

Baca juga: Jelang Piala Dunia U20, Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Asnawi dan Hokky Caraka Kecewa

Partisipasi Israel “tidak ada hubungannya dengan konsistensi posisi kebijakan luar negeri kami terhadap Palestina, karena dukungan kami untuk Palestina selalu solid dan kuat,” kata Widodo pada hari Selasa, menurut The New York Times. Dia juga mengatakan bahwa orang tidak boleh mencampurkan olahraga dan politik.

Ini bukan pertama kalinya penentangan Indonesia terhadap Israel berdampak pada perhelatan sepak bola global.

Indonesia, bersama dengan Turki dan Sudan, keluar dari kualifikasi Piala Dunia 1958 untuk menghindari bermain melawan Israel — membiarkan Israel memenangkan kualifikasi grup Afrika dan Asia tanpa memainkan permainan.

Pada tahun 1962, Israel menarik diri dari Asian Games setelah Indonesia, yang saat itu menjadi tuan rumah, menolak mengeluarkan visa untuk pemain Israel.

Menurut Associated Press, duta besar Palestina untuk Indonesia tidak keberatan dengan partisipasi Israel, dan beberapa orang Indonesia tidak setuju dengan keputusan negara mereka.

“Penolakan timnas Israel oleh sebagian orang di Indonesia, termasuk sejumlah kepala daerah dan politisi sangat disesalkan,” kata Hikmahanto Juwana, guru besar hukum internasional Universitas Indonesia. “Selama Indonesia menyatakan bersedia menjadi tuan rumah, Indonesia harus mengambil risiko untuk tidak menolak anggota dari event organizer internasional.”

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved