Berita Kupang

NTT Alami Deflasi 0,66 Persen, Bupati Kupang Ajak Gunakan Produk Lokal

Melihat angka inflasi yang terjadi maka beberapa upaya juga dilakukan Pemkab Kupang dalam rangka pengendalian inflasi di kabupaten kupang.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Bupati Kupang Korinus Masneno mengemukakan pada bulan Februari yang lalu, Provinsi NTT mengalami deflasi  0,66 % Bulan ke Bulan (MtM) dan inflasi secara tahunan menjadi sebesar 5,41 % Tahun ke Tahun (YoY). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Bupati Kupang Korinus Masneno mengemukakan pada bulan Februari yang lalu, Provinsi NTT mengalami deflasi  0,66 persen Bulan ke Bulan (MtM) dan inflasi secara tahunan menjadi sebesar 5,41 % Tahun ke Tahun (YoY).

Hal tersebut dia sampaikan saat rapat High Level Meeting Bank Indonesia dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kupang (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2D) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAD) Kabupaten Kupang, Rabu 29 Maret 2023 di Kantor Bupati Kupang.

Melihat angka inflasi yang terjadi maka beberapa upaya juga dilakukan Pemkab Kupang dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Kupang.

Baca juga: Tekan Kematian Ibu dan Anak, Pemerintah Kabupaten Kupang Perkuat Jaringan 

"Pemerintah telah dan akan terus berupaya melakukan beberapa kegiatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kupang untuk menjaga ketersediaan barang dan jasa, sekaligus menekan kenaikan harga beberapa komoditas kebutuhan pokok menjelang hari raya Paskah dan hari raya Idul Fitri," ungkapnya.

Pertemuan tersebut juga menurut Bupati Kupang Korinus Masneno merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga putaran roda perekonomian di Kabupaten Kupang dan juga di Provinsi NTT.

"Marilah kita Gunakan produk-produk dalam negeri dan Produk-produk lokal yang sesungguhnya dapat berkontribusi memecahkan masalah ketersediaan, sekaligus menekan tingkat pengeluaran," ajaknya.

Baca juga: Ramadhan 2023, Kompi Zipur C Naibonat Kabupaten Kupang Bagi-Bagi Takjil

Bagi dia ada berbagai macam produk lokal yang relevan dalam menopang perekonomian kita seperti pangan lokal.

Sebab inflasi yang tidak terkendali tentunya tidak diinginkan semua oranh  karena itu harus berupaya keras agar inflasi tetap terkendali dengan baik.

"Tugas ini, secara khusus merupakan tanggung jawab TPID dan secara umum juga merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat," pungkasnya. (ary)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved