Berita Sumba Barat
Pemkab Sumba Barat Raih Penghargaan Award Universal Health Coverage
Adapun salah satu syarat untuk mendapatkan UHC adalah kepesertaan BPJS Kesehatan lebih atau sama dengan 95 persen.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Pemkab Sumba Barat berhasil meraih penghargaan Award Universal Health Coverage karena berhasil mendaftarkan penduduk dalam program JKN hingga Maret 2023 mencapai 97,38 persen .
Sedangkan salah satu persyaratan untuk mendapatkan penghargaan award universal health coverage adalah kepesertaan BPJS Kesehatan lebih atau sama dengan 95 persen.
Penyerahan piagam penghargaan di Balai Sudirman Jakarta Selatan oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhamad Tito Carnavian dan diterima Bupati Sumba Barat, yang diwakili Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Drs.Imanuel Anie, Selasa 14 Maret 2023.
Baca juga: Apresiasi Kinerja Pegawai, Kalapas Sumba Barat Berikan Penghargaan Bagi Lima Pegawai Teladan
Acara tersebut secara resmi dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma'aruf Amin, Selasa 14 Maret 2023.
Demikian preas release Humas Setda Sumba Barat yang diterima POS-KUPANG.COM, Rabu 15 Maret 2023.
Disebutkan penghargaan yang didapatkan merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam melindungi warganya adalah dengan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
Hal ini tertuang dalam perjanjian kerjasama anatara Pemda Sumba Barat bersama BPJS Kesehatan.
Adapun salah satu syarat untuk mendapatkan UHC adalah kepesertaan BPJS Kesehatan lebih atau sama dengan 95 persen.
Untuk cakupan UHC Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sampai dengan Maret 2023 telah mencapai 97,38 % persen penduduk yang terdaftar dalam program JKN.
Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma'aruf Amin dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas berbagai upaya dan kerja keras pemerintah daerah yang konsisten mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.
JKN saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional, terutama dalam mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Baca juga: NTT Memilih, Ketua DPC PPP SBD Siap Usung Dominggus Dama, Calon Bupati Sumba Barat Daya
“Sebagai salah satu program strategis nasional sejak 2014, JKN telah menjadi tonggak revolusioner dalam penataan layanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Adanya JKN terbukti membawa banyak dampak positif, terutama dengan terbukanya akses dan meningkatnya pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat,” paparnya.
KH. Ma'aruf Amin juga berpesan kepada Setiap Provinsi, Kabupaten/Kota agar terus meningkatkan cakupan Kepesertaan dan Meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan dengan memastikan masyarakat menjadi Peserta Aktif dalam JKN.
Dalam kesempatan yang sama, direktur utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program JKN, peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan untuk menjamin keberlangsungan program JKN, Presiden RI telah mengeluarkan instruksinya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.