Berita Rote Ndao
Edukasi Cegah Stunting, 1000 Days Fund dan Jurnalis Media OBW Dapat Testmoni dari Bupati Rote Ndao
Testimoni diperoleh saat tim 1000 Days Fund (Yayasan Seribu Cita Bangsa) bersama jurnalis media internasional Our Better World mengunjungi Bupati Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Tim 1000 Days Fund ( Yayasan Seribu Cita Bangsa ) bersama jurnalis media internasional Our Better World (OBW) mendapatkan testimoni dari Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu.
Testimoni diperoleh saat tim 1000 Days Fund ( Yayasan Seribu Cita Bangsa ) bersama jurnalis media internasional Our Better World mengunjungi Bupati Paulina di ruang kerjanya pada Sabtu, 11 Maret 2023.
Dalam pertemuan itu, hadir pula Wakil Bupati, Stefanus M Saek, Asisten Administrasi Umum, Jermi Haning, Kepala Dinas Kesehatan dr. Nelly F Riwu dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Luisa M Haning.
Baca juga: Kasus Pengeroyokan Polisi di Rote Ndao, Dandim Bayu Panji: Mereka Sama-sama Mabuk dan Sudah Berdamai
Adapun dari Our Better World diwakili kontributor, Grace Tan-Johannes sebagai penulis dan Andara Fembriarto sebagai fotografer ataupun videografer.
Kemudian dari Yayasan Seribu Cita Bangsa yakni Fuadiyah Kamil selaku Direktur Komunikasi 1000 Days Fund, Libbie Giay sebagai Program Manager Timor dan Rote Ndao 1000 Days Fund dan Thomas Kornelis Tae selaku Quality Assurance Officer 1000 Days Fund.
Pada pertemuan tersebut, agenda utamanya adalah untuk mendapatkan testimoni Bupati Paulina terkait strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rote Ndao dan catatan serta tindak lanjut kerjasama dengan Yayasan Seribu Cita Bangsa.
Dalam kesempatan itu, Bupati Paulina menyampaikan bahwa penanganan masalah stunting menjadi salah satu fokus utama Pemkab Rote Ndao.
Baca juga: Niat Ambil Motor, Anggota Polisi di Rote Ndao Dikeroyok Sampai Jatuh dalam Got Air
Ia melanjutkan, sehingga intervensi pencegahan stunting harus dimulai sejak masa ibu hamil.
Selain itu, bagi dia, keterlibatan ayah juga sangat krusial dalam upaya pencegahan stunting.
"Kita harus sosialisasikan bahwa untuk penanganan stunting bukan saja tugas ibu-ibu, tapi bapak-bapak juga lebih penting," tegas Bupati Paulina.
"Karena Rote merupakan bagian kecil yang tidak terpisahkan dari Indonesia, Mari kita sama-sama bekerja dan berjuang untuk generasi emas di tahun 2045 mendatang," lanjutnya.
Sementara itu, Program Manager 1000 Days Fund Timor dan Rote Ndao, Elisabeth C Giay menerangkan dalam kerja sama dengan Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Rote Ndao, 1000 Days Fund menggunakan sistem cascade training atau pelatihan berjenjang untuk para tenaga kesehatan.
Lebih lanjut kata Elisabeth, nantinya, tenaga kesehatan akan meneruskan pelatihan pada kader-kader Posyandu yang tersebar di 119 desa di seluruh Kabupaten Rote Ndao.
"Hingga saat ini, lebih dari 11.000 Poster Pintar 1000 Days Fund tersebar di Kabupaten Rote Ndao. Pelatihan dan Poster Pintar selama ini selalu diterima dengan positif oleh para nakes, kader, ataupun para orang tua sebagai alat pengingat 3 kunci edukasi stunting," jelas Elisabeth.
Baca juga: Lanal Pulau Rote, BKKPN Kupang Serta Masyarakat Cinta Laut Lakukan Monitoring di TNP Laut Sawu
Adapun 3 kunci edukasi stunting yang dimaksud, kata dia, yakni penjelasan apa itu stunting, akibat stunting dan 6 cara pencegahan stunting yang tercantum pada Poster Pintar.
Elisabeth juga menerangkan, pada tahun 2023 ini, 1000 Days Fund tengah menyiapkan training fase kedua untuk meningkatkan kapasitas nakes dan kader dalam memberikan pelayanan bagi ibu hamil dan ibu dengan baduta.
"Program yang saat ini masih dalam masa persiapan dan koordinasi dengan Kabid Kesmas Dinkes Rote Ndao, direncanakan akan diperuntukan bagi bidan dan tenaga gizi," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Komunikasi 1000 Days Fund, Fuadiyah Kamil mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung Pemkab Rote Ndao dalam merealisasikan percepatan penurunan angka stunting di Rote Ndao.
"Komitmen kami adalah untuk mendukung mewujudkan penurunan angka stunting di Rote Ndao," pungkasnya.
Menurut Fuadiyah, pelatihan pada nakes dan kader merupakan investasi jangka panjang yang dapat terus digunakan untuk mencegah risiko stunting di masa depan.
Baca juga: Terima SK 100 Persen dari Bupati Paulina, Inilah Daftar Nama-nama 182 PNS Pemkab Rote Ndao
"Semoga apa yang kami lakukan, dapat turut mendukung penurunan angka stunting hingga kurang dari 10 persen di
2024 dan akhirnya menuju zero stunting di Kabupaten Rote Ndao," tandasnya.
"Kami juga mengapresiasi langkah Pemkab Rote Ndao dengan Perbup No. 46 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting AKI dan AKB yang mengarahkan masa kerja Kader Posyandu hingga 5 tahun," sambung Fuadiyah.
Hal itu, sebut dia, secara tidak langsung mendukung kerja dari tim 1000 Days Fund dalam proses pelatihan berjenjang, sehingga kader dapat memaksimalkan pelayanan pada masyarakat dan materi pelatihan yang pihaknya berikan tidak terputus serta bermanfaat untuk ribuan kelahiran baru setiap tahunnya.
"Ketika OBW ingin meliput program 1000 Days Fund, kami sengaja ajak mereka datang ke Rote karena banyaknya dukungan pada pelaksanaan program kami di Rote dan pengaruh implementasi Perbup untuk kader. Harapan kami, ketika informasi ini dipublikasikan, banyak Pemkab lain yang mencontoh langkah ini untuk pencegahan stunting," tutup Fuadiyah.
Komentar berikut datang dari Kontributor Our Better World (OBW), Grace Tan-Johannes.
Dirinya menjelaskan, dalam kunjungan kali ini, 1000 Days Fund bersama OBW melakukan peliputan program Stunting Center of Excellence (SCE) Rote Ndao.
Baca juga: Terima SK 100 Persen dari Bupati Paulina, Inilah Daftar Nama-nama 182 PNS Pemkab Rote Ndao
“Selama peliputan ini, saya melihat komitmen dan semangat yang luar biasa dari semua pihak yang bekerja mempercepat penurunan stunting di Rote Ndao. Walaupun Poster Pintar merupakan inisiatif sederhana dari
1000 Days Fund, manfaatnya juga besar bagi keluarga yang menerimanya," ucap Grace.
Upaya pencegahan stunting di Rote Ndao," diterangkannya, menarik untuk dikabarkan kepada dunia, karena bukti konkrit program yang digagas 1000 Days Fund dan dukungan segenap jajaran pemerintah Kabupaten
Rote Ndao.
Selain bertemu dengan para pemangku kebijakan, masih jelas Grace, tim juga melakukan peliputan ke Posyandu Say, Puskesmas Delha dan bertemu ibu hamil serta ibu dengan baduta di Desa Mbueain dan Delha.
Ia menjelaskan, OBW adalah organisasi nirlaba asal Singapura yang aktif meliput inisiatif sosial dan perubahan positif di berbagai negara di Asia. (rio)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.