Seleksi CPNS 2023
Rekrutmen CPNS 2023 Belum Dibuka, Pemerintah Sudah Siapkan 1 Juta Kuota CASN 2024, Cek Formasinya
Rekrutmen CPNS 2023 belum dibuka, Pemerintah sudah siapkan 1 Juta Kuota CASN 2024, cek Formasinya
POS-KUPANG.COM - Kabar terkini dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia ( Menpan-RB RI ) ) Abdullah Azwar Anas. Pemerintah berencana akan membuka 1 Juta Kuota CASN 2024. Padahal Rekrutmen CPNS 2023 saja belum juga dibuka
Disebutkan, 1 Juta Kuota CASN 2024 tersebut terdiri dari CPNS dan PPPK.
Kuota yang yang ada diprioritaskan untuk Formasi bidang pendidikan dan kesehatan
Karena itu, Menpan-RB RI Abdullah Azwar Anas berharap pemerintah daerah dapat mengajukan Formasi PPPK untuk tenaga honorer di bidang pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas.
Baca juga: Pendaftaran CPNS 2023 Makin Dekat, Simak 35 Simulasi Soal SKD Strategi Lolos Passing Grade Ujian CAT
"Kami berharap dari daerah segera mengusulkan untuk PPPK karena pendidikan dan kesehatan sedang menjadi prioritas. Sekarang kita sedang ajukan formasi satu juga lebih yang kita ajukan untuk 2024," kata Menpan Azwar Anas saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, melansir dari ANTARA.
Diungkapkan Abdullah Azwar Anas, 1 Juta Kuota CASN 2024 disiapkan untuk memfasilitasi tenaga honorer yang belum diangkat menjadi ASN maupun PPPK.
Dibeberkan Abdullah Azwar Anas, sebelumnya pemerintah sudah menyiapkan 700 ribu formasi untuk tenaga honorer bidang kesehatan dan pendidikan, namun yang diusulkan oleh pemerintah daerah hanya 400 ribu formasi.
Batal Hapus Tenaga Honorer
Baca juga: CATAT! Ini 4 Ketentuan Baru pada Pendaftaran CPNS 2023 dari KemenPAN-RB, Terbatas dan Selektif
Rencana Pemerintah untuk menghapus tenaga honorer 28 November 2023 akhirnya batal.
Pemerintah membatalkan penghapusan 2,3 tenaga honorer setelah mempertimbangkan saran dari Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
Jokowi meminta KemenPAN-RB untuk mencari jalan tengah dalam menyelesaikan tenaga honorer yang ada tanpa harus memberhentikan honorer yang ada.
Saran Presiden Jokowi tersebut atas dasar pertimbangan bahwa selama tenaga honorer sangat membantu pemerintah dalam tugas-tugas pelayanan publik.
Menindaklanjuti pembatan penghapusan tenaga honorer, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( KemenPAN-RB) telah menyiapkan opsi terbaik
Dalam Rapat Kabinet bersama Presiden Joko Widodo, Azwar menyampaikan bahwa KemenPAB-RB bersama asosiasi pimpinan daerah, serta Komisi II DPR RI tengah mengkaji opsi terbaik terhadap tenaga honorer dengan tidak melakukan PHK, namun tetap tidak membebani APBN.
Presiden meminta ada jalan tengah terhadap jutaan tenaga honorer yang belum diangkat menjadi ASN.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.