Breaking News:

Berita Malaka

Bupati Simon Akui Nilai Budaya Sabete Saladi Jadi Spirit dan Kekuatan Masyarakat Malaka

Bupati Malaka, Simon Nahak menyebut, kehidupan masyarakat di Malaka yang kenal dengan nilai budaya merupakan sebuah kekayaan yang harus dipertahankan

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/H.O-HERY KLAU
Belum lama ini Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak hadir dalam acara adat di Rumah Adat Kakaluk Lakaan, Uma Neke Ikumuan, Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat, pada Sabtu 4 Maret 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka 

POS-KUPANG.COM, BETUN - Bupati Malaka, Simon Nahak menyebut, kehidupan masyarakat di Malaka yang kenal dengan nilai budaya merupakan sebuah kekayaan yang harus dipertahankan dan dilestarikan.

Menurut Bupati Malaka, ia sangat menghargai dan mencintai nilai budaya yang diwariskan nenek moyang. Hal ini diungkapkan Bupati Simon Nahak saat hadir dalam acara adat di Rumah Adat Kakaluk Lakaan, Uma Neke Ikumuan, Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat, pada Sabtu 4 Maret 2023 lalu.

"Saya sangat menghargai dan mencintai nilai-nilai budaya yang diwariskan nenek moyang dan masih dipertahankan hingga saat ini. Saya junjung tinggi nilai budaya, yang di dalamnya filosofi adat sabete saladi mendapat posisi yang paling fundamental," kata Bupati Simon Nahak ketika dikonfirmasi Pos Kupang, Selasa 7 Maret 2023. 

Baca juga: Bupati Malaka Ajak FKUB Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama di Perbatasan RI-RDTL 

Kehadiran Bupati Simon dalam acara adat tersebut, karena dirinya adalah putra kelahiran dan turunan langsung dalam silsilah rumah adat tersebut. 

Walau demikian, orang nomor satu di Malaka ini menyebutkan, bukan hanya di rumah adatnya sendiri, akan tetapi setiap hajatan di seluruh Malaka ini yang berkaitan dengan adat, akan selalu dijunjung tinggi. 

"Setiap hajatan yang berkaitan dengan adat dan budaya di Malaka, selalu saya berkesempatan hadir. Hal itu sesuai dengan program Sakti yang senantiasa mengedepankan adat istiadat dan nilai budayanya. Saya akui, nilai-nilai budaya Malaka menjadi spirit dan roh tersendiri," akui Bupati Simon yang berprofesi lawyer ini. 

Bupati Simon Nahak juga mengemukakan, pada setiap kesempatan pada hajatan adat, dirinya senantiasa berpesan kepada masyarakat untuk selalu meneladani sikap yang sudah ditunjukkan para leluhur dan nenek moyang. 

Baca juga: SN-KT Hadirkan Mobil Pelayanan Kependudukan di Kabupaten Malaka

"Saya selalu ingatkan masyarakat Malaka untuk selalu menjadikan sikap dan teladan para leluhur seperti gotong royong, kebersamaan, persaudaraan dan kerendahan hati untuk bersama membangun Malaka. Karena tanpa nilai-nilai itu, kita akan jadi manusia kerdil dan berpikiran sempit," ungkap Dosen Hukum Pidana Universitas Warmadewa Bali ini. 

Acara adat di Rumah Adat Kakaluk Lakaan, Uma Neke Ikumuan tersebut ditandai dengan prosesi adat memasuki kembali rumah adat dengan kekayaan dan warisan dari nenek moyang. 

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Malaka drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed, Asisten Pemerintah dan Kesra Sekda Malaka Albertus Bria, Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Desa di Malaka Barat dan rumpun keluarga besar rumah adat. 

Acara dimeriahkan dengan tarian likurai dan tarian gong dari warga masyarakat. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved