Berita Sumba Timur

Tunggak Bayar Pajak Kendaraan, Masyarakat Tidak Dilayani

Masyarakat yang menunggak pajak kendaraan bermotor,maka tidak akan dilayani dengan pengurusan administrasi.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/FERDY NAGA
PAJAK - Penyerahan data potensi tunggakan pajak milik masyarakat di Kantor Lurah Kamalaputi, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ferdinand Edo Putra Naga

POS-KUPANG.COM, SUMBA TIMUR - Masyarakat yang menunggak pajak kendaraan bermotor,maka tidak akan dilayani dengan pengurusan administrasi. Aturan ini diberlakukan di Kelurahan Kamalaputi, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Upaya ini dalam rangka memberikan efek jera bagi masyarakat Kelurahan Kamalaputi dan juga akan kelurahan pertama yang menjadi contoh dalam melakukan inovasi baru.

Baca juga: Operasi Turangga 2023, Satlantas Polres Sumba Timur Gandeng UPT Penda

 Penyerahan data potensi dan tunggakan pajak kendaraan milik masyarakat yang dilakukan Kepala UPT Pendapatan Daerah Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mare kepada Lurah Kamalaputi, Ermy Antonia SP di kantor lurah setempat,  Senin, 6 Maret 2023.

Saat itu  Oktavianus Mare mengatakan, UPT Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur wilayah Kabupaten Sumba Timur, terus melakukan inovasi dan terobosan dalam upaya pencapaian penerimaan PAD NTT yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Kali ini  melakukan inovasi yang digagas bersama Lurah Kamalaputi Ermy Antonia terkait dengan pemberian sanksi, berupa tidak melayani pengurusan administrasi di kantor kelurahan, khususnya bagi masyarakat yang menunggak pajak kendaraan. 

Menurut Oktavianus Mare apa yang dilakukan itu sebagai bentuk penyadaran kepada masyarakat untuk senantiasa sadar dan taat pajak kendaraan.

Ia mengatakan terkait dengan pajak kendaraan yang dibayar merupakan dukungan dan kontribusi untuk kegiatan percepatan pembangunan, kesejahteraan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Sumba Timur yang kita cintai.

Dikatakan, berdasarkan sumber data pada aplikasi server Samsat Sumba Timur, potensi kendaraan baik roda dua maupun roda empat, milik masyarakat Kelurahan Kamalaputi sebanyak 2.810 unit, baik roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Tim UPT Penda Sumtim Sambangi PT. Teratai Waingapu

"Sedangkan yang telah menunggak, terlambat dan yang telah jatuh tempo pajak berjumlah 1.694 unit, tersebar hampir di seluruh RT dan RW," kata Oktavianus Mare.

Sementara  itu Lurah Kamalaputi Ermy Antonia  mengatakan, bahwa pada prinsipnya mereka sangat mendukung terhadap program inovatif yang dilakukan tim UPT Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah Sumba Timur.

Menurutnya  komunikasi dan kerja sama yang dibangun selama ini sangat baik, untuk bersama - sama membangun kesadaran masyarakat pemilik kendaraan bermotor di Wilayah Kabupaten Sumba Timur, teristimewa masyarakat Kelurahan Kamalaputi.

Baca juga: UPT Penda NTT Wilayah Sumba Timur Temukan Ribuan Kendaraan Dinas Tunggak PKB 

Ia juga mengatakan bahwa kita sama- sama berusaha dan mencoba, untuk membangun kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, dengan memberikan sanksi berupa tidak memberikan layanan adminstrasi bagi warga  pemilik kendaraan yang tidak taat pajak, sesuai data yang diterima, dan kita akan terapkan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku, dengan tetap dan terus membangun komunikasi dengan Tim UPT.

Ermy juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pemilik kendaraan yang ada di Kamalaputi pada khususnya dan Sumba Timur pada umumnya, untuk senantiasa sadar dan taat pajak kendaraan bermotor, karena sesungguhnya dengan sadar dan taat pajak, kita telah mengambil bagian dan berpartisipasi membangun Sumba Timur yang maju, NTT Bangkit, NTT sejahtera," tuturnya. (Cr21)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved