Berita Kota Kupang
Nining Basalamah Serap Aspirasi Warga Lasiana Kota Kupang
Anggota DPRD Kota Kupang Nining Basalamah melakukan pertemuan dengan warga di RT 35 RW 02 Kelurahan Lasiana Kota Kupang.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anggota DPRD Kota Kupang Nining Basalamah melakukan pertemuan dengan warga di RT 35 RW 02 Kelurahan Lasiana Kota Kupang.
Pertemuan itu bermaksud mendapat masukan dan aspirasi dari masyarakat ke DPRD. Pertemuan berlangsung, Sabtu 4 Maret 2023.
Pertemuan itu, warga mengeluh tentang terkait dengan harga beras yang akhir-akhir ini cukup tinggi.
Sisi lain ada juga terkait dengan bantuan yang disalurkan lewat kelurahan masih memilah. Ada juga beberapa warga yang ada di wilayah itu belum bekerja padahal sudah menyelesaikan masa belajarnya.
Baca juga: Reses Tahap II, DPRD Kota Kupang, Nining Basalamah Janji Akan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Dedi seorang warga setempat juga menyebut kepemilikan tanah bagi 21 Kepala Keluarga (KK) masih dalam milik pemerintah. Untuk itu dia meminta agar DPRD bisa ikut membantu proses penyelesaian.
Dia menyebut rencana warga juga akan membangun jalan menuju ke pantai supaya masyarakat setempat bisa melaut dengan akses dari rumah bisa cukup baik.
Dedi meminta bantuan DPRD agar ikut membantu soal penerangan dan mengawal alokasi anggaran dari LPM untuk pembangunan jalan menuju pantai. Sebab, mayoritas warga setempat merupakan nelayan.
Baca juga: DPRD Kota Kupang Soroti Alokasi 20 Persen dari Dana Spesifik Grand
Yori, warga lain juga meminta bantuan jalan di area pantai sejauh ini terjadi kerusakan. Untuk itu ia meminta bantuan agar Nining Basalamah bisa membantu mengawal usulan yang sudah masuk ke LPM.
Kader lansia setempat menyebut ada keluhan dari lansia yang sejauh ini belum mendapat alokasi PKH untuk lansia. Warga juga berharap agar bisa Nining bisa menyalurkan bantuan yang benar menyentuh ke masyarakat, seperti lampu jalan dan air bersih yang hingga kini belum berjalan baik.
Nining dalam kesempatan itu mengatakan pihaknya akan memanggil dirnas terkait agar mengurai masalah harga beras yang kini melambung.
"Jujur kami di DPRD juga belum mendapat kabar dari pemerintah. Kami juga akan mendesak supaya seperti apa kita buat pasar murah," kata dia.
Dia menyebut memang kenaikan harga beras ini terjadi bukan saja di Kota Kupang tetapi di juga beberapa daerah lain di NTT juga mengalami hal yang sama.
Politisi PPP itu menyebut usulan dari RT RW saat Musrenbang ke Kelurahan, kebanyakan oleh pemerintah selalu bergeming tentang skala prioritas.
Untuk kelurahan Lasiana, Nining mengaku dirinya tidak pernah diundang oleh pemerintah. Sehingga usulan dari RT ke kelurahan ia kurang mengikuti.
Baca juga: Jalin Keakraban, KWK Kota Kupang Gelar Outdoor di Pantai Wisata Lasiana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/nining-basalamah.jpg)