NTT Memilih
Tatap Muka di Kelurahan Tanjung, Lori Gadi Djou Ingin Berbuat Sesuatu untuk Ende
Alumni Doktoral Universitas Gadjah Mada tersebut mengatakan, ada beberapa alasan sehingga dirinya ingin mencalonkan diri menjadi seorang bupati.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
"Karena kalau kita menunggu lewat partai politik, maka tunggu februari dulu, dan itu waktunya terlalu singkat. Makanya saya melalui jalur independen dulu. Saya terus melakukan sosialisasi. Dengan begitu ketika partai melakukan survei maka bisa akomodir. Karena partai basisnya survei. Makanya harus sosialisasi. Begitu jga dengan bakal calon Wakil bupati, kalau mau dengan saya maka harus kerja dulu," ungkapnya.
Baca juga: STPM Santa Ursula dan Kelompok Sinar Laut Lakukan Konservasi Hutan Mangrove di Pantai Aepetu Ende
Dalam kegiatan tatap muka tersebut, dua warga di Kelurahan Tanjung yakni Farid Numba dan Samsudin Muhamad menanyakan siapa bakal calon wakil bupati yang nantinya dipasangkan dengannya.
Keduanya mendukung langkah politik yang diambil oleh Lori Gadi Djou untuk maju menjadi calon Bupati Ende pada pemilu 2024, asalkan wakil bupati Ende yang dipilih sesuai dengan keinginan masyarakat di wilayah tersebut.
Atas pertanyaan tersebut, Lori Gadi Djou mengatakan bahwa, dirinya ingin wakil bupati yang sepaham dengannya. Sebab kalau wakil bupati berbeda paham maka akan tidak sejalan membangun Kabupaten Ende.
"Saya pasti memilih orang yang tidak korupsi. Tidak penting agamanya apa, yang penting sepaham dengan saya. Apalagi kalau memiliki wakil untuk mengakomodir keinginan orang," tegasnya.
Berdasarkan pantauan, setelah melakukan tatap muka, bakal calon Bupati Ende Lori Gadi Djou melakukan gawi bersama dengan masyarakat di Kelurahan Tanjung. (tom)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.