NTT Memilih
Tatap Muka di Kelurahan Tanjung, Lori Gadi Djou Ingin Berbuat Sesuatu untuk Ende
Alumni Doktoral Universitas Gadjah Mada tersebut mengatakan, ada beberapa alasan sehingga dirinya ingin mencalonkan diri menjadi seorang bupati.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM, ENDE - Bakal calon Bupati Ende, Dr. Lorentius Dominikus Gadi Djou, Akt melakukan tatap muka bersama masyarakat di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada, Rabu 1 Maret 2023 malam.
Dalam tatap muka ini, Lori Gadi Djou ini melakukan sosialisasi dengan ratusan warga yang ada di kelurahan tersebut. Ia diterima dengan antusias oleh warga di wilayah Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan.
Dalam perkenalan, alumni Doktoral Universitas Gadjah Mada tersebut mengatakan, ada beberapa alasan sehingga dirinya ingin mencalonkan diri menjadi seorang bupati. Pertama menjadi bupati adalah hak semua orang.
"Semua kita boleh mengajukan diri menjadi bupati. Perkara di pilih atau tidak itu soal kemudian. Jadi bapak dan ibu juga bisa mencalonkan diri menjadi bupati," ujarnya.
Baca juga: Kunker ke Ende, Menteri Koperasi dan UKM RI Dipastikan Menjadi Keynote Speaker di Universitas Flores
Kedua, ia memiliki rekam jejak yang baik dalam dunia pendidikan dan juga dunia pekerjaan. Dimana sebelumnya pernah bekerja sebagai sorang akuntan di perusahaan dan sebagai seorang dosen di Semarang, Jawa Tengah.
"Jadi saya paham soal manajemen. Saya memiliki keterampilan manajerial. Bupati, wali kota adalah jabatan yang punya pengetahuan dan keterampilan soal manajerial. Saya sarjana ekonomi akutansi di Brawijawa, S2 di UGM, dan telah menyelesaikan S3. Jadi saya punya modal manajerial yang baik. Itu alasan saya mau mencalonkan diri menjadi seorang bupati," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa, setahun yang lalu, dirinya menyatakan mencalonkan diri menjadi Bupati Ende. Namun tidak semua masyarakat mendukung dirinya untuk menjadi orang nomor satu di Bumi Pancasila tersebut.
"Kepada beberapa orang yang tanya, saya jawab saya mau berbuat sesuatu untuk Ende tujuannya saya ingin masuk surga. Caranya gampang sekali. Hanya buat sesuatu untuk orang banyak. Makanya saya mencalonkan diri menjadi bupati Ende," ujarnya.
Terkait bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya, Lori Gadi Djou mengatakan bahwa, sampai sekarang ini dirinya belum memiliki pasangan bakal calon wakil bupati.
Baca juga: Dapat Bantuan Tongkat Penuntut Adaptif dari Mensos, Penyandang Disabilitas di Ende Ucap Terima Kasih
Hal tersebut karena dirinya masih berjuang untuk mensosialisasikan diri kepada masyarakat. Untuk itu dirinya berharap kepada siapapun bakal calon wakilnya juga harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
"Proses politik memang tidak mudah. Ada partai politik dan itu rumit sekali. Kita tidak hanya andalkan nama besar Gadi Djou. Minimal kita harus sosialisasi dulu," ujarnya.
Kepada masyarakat, Lori Gadi Djou menjelaskan, ada dua jalur untuk bisa mencalonkan diri menjadi Bupati yaitu melalui jalur partai politik dan jalur independen.
Sementara itu, partai politik saat ini sedang mengurus bakal calon legislatif yang akan bertarung pada april 2024 mendatang. Sedangkan pemilihan bupati baru dilakukan pada bulan Oktober 2024.
Untuk itu, sebagai persiapan dirinya sudah mengumpulkan KTP sebanyak 40 ribu supaya bisa maju melalui jalur independen.
"Karena kalau kita menunggu lewat partai politik, maka tunggu februari dulu, dan itu waktunya terlalu singkat. Makanya saya melalui jalur independen dulu. Saya terus melakukan sosialisasi. Dengan begitu ketika partai melakukan survei maka bisa akomodir. Karena partai basisnya survei. Makanya harus sosialisasi. Begitu jga dengan bakal calon Wakil bupati, kalau mau dengan saya maka harus kerja dulu," ungkapnya.
Baca juga: STPM Santa Ursula dan Kelompok Sinar Laut Lakukan Konservasi Hutan Mangrove di Pantai Aepetu Ende
Dalam kegiatan tatap muka tersebut, dua warga di Kelurahan Tanjung yakni Farid Numba dan Samsudin Muhamad menanyakan siapa bakal calon wakil bupati yang nantinya dipasangkan dengannya.
Keduanya mendukung langkah politik yang diambil oleh Lori Gadi Djou untuk maju menjadi calon Bupati Ende pada pemilu 2024, asalkan wakil bupati Ende yang dipilih sesuai dengan keinginan masyarakat di wilayah tersebut.
Atas pertanyaan tersebut, Lori Gadi Djou mengatakan bahwa, dirinya ingin wakil bupati yang sepaham dengannya. Sebab kalau wakil bupati berbeda paham maka akan tidak sejalan membangun Kabupaten Ende.
"Saya pasti memilih orang yang tidak korupsi. Tidak penting agamanya apa, yang penting sepaham dengan saya. Apalagi kalau memiliki wakil untuk mengakomodir keinginan orang," tegasnya.
Berdasarkan pantauan, setelah melakukan tatap muka, bakal calon Bupati Ende Lori Gadi Djou melakukan gawi bersama dengan masyarakat di Kelurahan Tanjung. (tom)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.